Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Komisi IV Gelar RDP Bersama Disdik Banjar.

Komisi IV Gelar RDP Bersama Disdik Banjar.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA-Komis IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Rabu (20/11/2019) pagi.

RDP tersebut terkait dengan rencana Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar Melalui Dinas Pendidikan memberikan dana kepada sekolah yang tidak mendapat dana bos dan diganti berupa Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang dianggarkan melalu dana APBD Kabupaten Banjar.

Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah ini direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini, untuk mengganti dana BOS yang dari dana APBN. Pada tahun 2020 ini sebnayak 30 Sekolah Dasar (SD) dan 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar Ahmad Syarwani mengatakan bahwa rapar dengar pendapat hari ini dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar dan didampingi oleh Sekretaris Bapalitbang Kabupaten Banjar tentang dana BOSDA.

“Pada hari ini kita membahas tentang anggaran dana BOSDA untuk pengganti dana BOS yang diberikan oleh APBN kepada sekolah. Pada tahun 2020 ini ada sebagian sekolah yang tidak mendapatkan dana BOS dari pemerintah pusat lagi,” katanya.

BACA JUGA :  Sekda Melantik Kepengurusan FKMKB 2020-2022

“Sebanyak 30 SD dan 2 Sekolah SMP Negri yang ada di Kabupaten Banjar yang tidak mendapatkan lagi, jadi kita bahas hari ini bersama sama dengan dinas terkait untuk mencari solosi,” tambahnya

diharapkannya,  juga ada dianggarkan untuk insintif kepada guru guru honorer se Kabupaten Banjar. di Kabupaten Banjar hampir 1000 lebih guru nonorer yang perlu di ayomi secara bersama sama.

“Sekolah sewasta juga kami harapkan bisa terakomodir. Nanti akan kita sampaikan kepada Dinas Pendidikan agar ada rasional kembali terhadap anggaran itu yang nota bendnya tidak hanya kepada sekolah negri, tetapi juga sekolah sewasta, agar anggaran daerah ini dibagi secara merata,” ungkapnya

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Maidi Armansyah mengatakan, bahwa pada RDP kali ini  membahas Bantuan Operasional Sekolah Daerah. Selama ini pihaknya ada dana BOS regoler, tahun depan akan upayakan BOSDA walaupun angkanya masih minim.

BACA JUGA :  45 Anggota DPRD Banjar 2019-2024, Gelar Rapat Paripurna Pertama

“Dari teman teman komisi IV meminta agar namanya tidak bosda karena tidah menyentuh semua sekolah. Tetapi kita berharap bosda ini mencakup semua sekolah,” tambahnya

“Tahun depan ada potensi sekolah yang minim siswanya dibawah 60 orang tidak mendapatkan lagi dana BOS, maka BOSDA ini yang akan menggantiakn dana bos itu, tetapi walaupun angkanya tidak sebesar dana BOS. Karena anggaran ini juga kita perhitungkan dengan kemampuan yang dimiliki oleh daerah,” ungkapnya

“Insintif untuk guru guru honorer kami upayakan untuk ada tambahan dengan nilai 150 ribu perorang perbulan, ini kami coba untuk dimasukkan, sebenarnya dari komisi iv menyayangkan hanya segini aja yang bisa dianggarkan untuk tambahan guru honorer,” Pungkasnya.

 

penulis  M Sairi

Baca Juga