Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Bupati Banjar, Serahkan Bantuan Untuk Pembudidaya Ikan.

Bupati Banjar, Serahkan Bantuan Untuk Pembudidaya Ikan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA-Sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada para nelayan dan pembudidaya ikan. Bupati Banjar KH Khalilurrahman, serahkan bantuan berupa benih ikan, calon indukan ikan, pakan ikan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, obat ikan, Chest Freezer dan premi asuransi nelayan.

Penyerahan tersebut dilakukan setelah selesai apel kerja gabungan lingkup pemerintah kabupaten Banjar, Senin (25/11/2019) pagi.
Sementara untuk penyerhana premi asuransi nelayan sebagai bentuk keperdulian terhadap kepada para nelayan yang setiap harinya mencari ikan dengan tingginya resiko saat berada dilaut.

Selain itu para nelayan dianggap perlu mempunyai asuransi, yang mana para nelayan sangat rentan akan terjadinya kecelakaan saat bekerja.

BACA JUGA :  Rekapitulasi Hasil Pemilu di Astambul, PPK dan Polsek Jamin Tak Ada Kecurangan

“ Ya, sementara ini yang mendaptkan asuransi masih wilayah aluh-aluh, namun kita masih berupaya bagaimana para nelayan yang ada di wilayah sungai batang juga dapat asuransi tersebut,” ujar Kepala Dinas Perikanan Riza Dauly.

Dikatakannya, pihaknya akan menarget sebanyak 500 nelayan yang akan mendapatkan asuransi tersebut. Karena kartu asuransi nelayan ini dapat memberikan jaminan keselamatan kepada para nelayan.

“ Hingga hari ini hanya ada dua yang mendapatkan premi dari kartu asuransi nelayan ini, dimana keluarga korban mendapatkan 200 juta dan 75 juta,” ucapnya.

Selain itu Riza Dauly juga mengatakan, untuk bantuan benih ikan, calon indukan ikan, pakan ikan itu diserahkan ke lima podakan yang telah memiliki kelompok dan badan hukum.

BACA JUGA :  PSBB di Terapkan Kemungkinan Tidak Ada Jam Malam

“ Kalau di Kabupaten Banjar lebih gampang, karena dari BPBAT memberikan kelonggaran bahwa, bantuan sudah dapat diserahkan apabila podakan itu sudah berusia 1 tahun. jadi lebih longgar,” katanya.

Riza berharap, kedepannya makin banyak kelompok budidaya ikan yang terbentuk. Sehingga dapat mendukung ketahan pangan di Kabpaten Banjar.

“ Saat ini baru terbentuk 90 kelompok, dan kedepannya akan terus kita kembangkan agar lebih banyak lagi kelompok budidaya ikan. Karena jika tidak tergabung dalam kelompok yang memiliki badan hukum, maka pemerintah tidak dapat membantu.” Pungkasnya.

Penulis   M Sairi

Baca Juga