Sodetan Kerta Suta Kering 6 Hari dan Beraroma Busuk. Lihat Aksi Warga Dua Desa yang Kesal

0 Shares

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Kesal dengan proyek penutupan sodetan kerta suta di Martapura Timur, puluhan warga akhir membongkar tabat atau urukan yang jadi biang ketok aliran sungai kecil warga kering.

Dengan alat seadanya, warga bahu membahu memcangkul dan menggali sumbatan tersebut.

Masyarakat dari dua desa; Pekuaman dan Keramat Baru sejak tadi malam, Kamis (4/10) sekitar pukul 21.30 Wita berbondong bondong ke lokasi.

Mereka membuka urukan tanah di muara sungai sampai aliran air kembali lancar.
Selama sepekan, warga sangat terganggu dengan proyek optimalisasi lahan tapi mengorbankan sodetan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Akibat sodetan kertas sura kering, masyarakat langsung terganggu dengan aroma yang tidak sedap. Makin panas dan kering, udara sekitar mengeluarkan bau busuk. Pasalnya air tidak lagi mengalir.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, kalau muara sungai itu mau ditutup. Sudah 6 hari kita tunggu, ternyata tidak di buka juga, oleh karena itu masyarakat berinisiatif membongkar sendiri urukkan, “ kata Misran, warga Pekauman Dalam.

Hal senada juga di utarakan oleh warga Desa Keramat Baru Ismail, menurutnya dengan di tutupnya sungai itu membuat sungai itu kering dan mengeluarkan aroma tak sedap.

“Baunya itu sangat tidak enak, bahkan saat makan di rumah kami harus pakai kipas angin, supaya aromanya tidak tercium, ”tuturnya.

Dia juga mengakui, tidak ada pemberitahuan sebelumnya, dan hal itu sangat di sayangkannya.

“Sungai itu mengaliri dua desa, dan kalau di tutup. dampaknya sangat dirasa oleh masyarakat dua desa. Kami tidak diberi tahu kalau sodetan itu ditutup, “ ujarnya.

Sementara kepala Desa Pekauman Dalam Abdul Qadir Zailani saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui bahwa sungai itu akan di tutup. Kontraktor tidak pernah minta izin atau pemberitahuan kepada aparat desa atau warga.

“Yang kita tahu, di sana lagi ada proyek optimalisasi lahan pertanian, dan mengenai muara sungai di tutup kita baru mengetahui dari warga, sementara dari kontraktor tidak pernah memberikan pemberitahuan, ”ucapnya.
Ketidaktahuan itu juga di katakanya oleh Kepala Desa Keramat Baru Muslim, dirinya tidak pernah menerima surat pemberitahuan bahwa muara sungai itu akan di tutup.
“Kami juga bingung, kenapa sungai itu di tutup. Dan saya tidak ada menerima pemberitahuan sebelumnya, ”katanya.
Sementara pembongkaran urukan yang menutup muara sungai kerta suta itu dilakukan warga dengan alat sederhana. mereka secara bersama-sama membuka urukan agar air kembali mengalir ke sungai kerta suta.(SRI)

0 Shares

Terbaru

Tim Gabungan Temukan 8 Dari 10 Pekerja Tambang Dalam Keaadan Tak Bernyawa.

BATULICIN, Headline9.com - Selama empat hari Tim gabungan dari TNI Polri, Basarnas, Jhonline Rescue, BPBD dan Masyarakat setempat bekerja sama untuk melakukanevakuasi terhadap 10...

Api Nyaris Bakar Rumah Dinas Bupati Banjar

Headline9.com, MARTAPURA – Lalai, nyaris saja Rumah Dinas Bupati Banjar dilalap si jago merah. Untungnya api yang mau membesar tersebut dapat dipadamkan. Kejadian berlangsung...

Ketua DPD PSI Tanbu Gelar Silaturahmi Konsulidasi Dengan 12 DPC Dan Kader

BATULICIN Headline9.com- Ketua DPD partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tanah Bumbu menggelar silaturahmi dan konsolidasi dengan seluruh DPC dan Kader dari 12 Kecamatan bertempat di...

Kapolda Tinjau Polsek Martapura Timur

HEADLINE9.COM, MARTAPURA - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum meninjau kantor-kantor Polisi di Kalimantan Selatan yang terdampak banjir, Selasa...

Artikel Terkait

%d blogger menyukai ini: