HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Kegiatan penghijauan kini semakin intensif dilakukan di Kalsel. Peraturan Gubernur mengenai Gerakan Revolusi Hijau yang digagas Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor tujuannya untuk menghijaukan kembali lahan kritis dan hutan di Bumi Lambung Mangkurat.
Pemprov Kalsel melalui Dinas Kehutanan Provinsi terus melaksanakan kegiatan sosialisasi kota berdimensi hutan (Forest City).
Seperti yang diadakan diawal tahun 2020 ini, sosialisasi dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Sosialisasi yang dibuka Camat Cempaka, Agus Fahlupi, diikuti perwakilan kelurahan dan RT diwilayah tersebut.
“Sesuai pesan Gubernur, kegiatan penghijauan terus kita gelorakan dan laksanakan secara intens, sosialisasi ini akan terus kita laksanakan di tingkat kelurahan dan desa,” ujar Kabid PDASRHL Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra.
Sedangkan Kabid PPH Dishut Kalsel, Gusti Rahmat mengharapkan dukung apa yang digelorakan pemerintah provinsi yang akan menghijaukan lahan kritis dan hutan di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Kabid PMPPS Dishut Kalsel, I Gede Arya berujar, dengan adanya dukungan masyarakat secara langsung, tim Dishut Kalsel yakin bisa melaksanakan target Forest City.
“Adanya dukungan masyarakat secara langsung dengan gerakan ini, kami Dishut Kalsel yakin akan mampu melaksanakan gerakan Forest City sesuai target. Manfaat dari gerakan ini pastinya akan kembali kepada masyarakat itu sendiri,” ujarnya. (put)