Sabtu, April 5, 2025
BerandaBanjarPandemi Masih Berlangsung, Libur Sekolah Akan Diperpanjang

Pandemi Masih Berlangsung, Libur Sekolah Akan Diperpanjang

HEADLINE9.COM,MARTAPURA –  Pandemi yang masih berlangsung saat ini, sehingga berdampak pada dunia pendidikan. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar sampai saat mash mengambil kebijakan untuk meleburkan siswa sekolah dan belajar di rumah.

Apalagi dengan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Banjar saat ini, kemungkinan akan ada penambahan libur sekolah untuk siswa di Kabupaten Banjar. Ditambah lagi dengan kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar belum menunjukkan terjadinya penurunan jumlah kasus baru.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Maidi Armansyah, pihaknya terus melaksanakan koordinasi bersama dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar sebelum mengambil langkah dan tindakan.

BACA JUGA :  Salurkan BLT-DD Tepat Waktu , 89 Desa di Tanbu Terima Piagam Penghargaan Kemendes PDTT

Langkah dan tindakan yang dimaksud berkaitan dengan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maupun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selama pandemi Covid-19.

Untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mulai dari rumah kemungkinan besar akan diperpanjang hingga dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021, yakni bulan Juli 2020.

Sedangkan, untuk rangkaian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Maidi mengatakan sudah mulai dilaksanakan baik dari kegiatan sosialisasi maupun pengumpulan berkas secara online.

“Sebagaimana surat edaran yang telah disampaikan untuk kegiatan belajar dan mengajar masih dalam suasana libur Ramadan dan lebaran, namun apabila PSBB Kabupaten Banjar diperpanjang, maka kegiatan belajar akan dilakukan dari rumah,” ujarnya.

BACA JUGA :  RDTR Kota Martapura Masuki Tahap Konsultasi Publik

Untuk libur ramadan dan lebaran berakhir tanggal 30 Mei 2020, sementara untuk tahun ajaran baru dimulai tanggal 12 Juli 2020.

“Namun jika pandemi terus berkelanjutan maka ada kemungkinan turun sekolah baru dilaksanakan pada bulan desember dengan menggunakan kurikulum darurat yang disiapkan oleh Kementrian Pendidikan,” jelasnya. (Ptr)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular