headline9.com, BANJARBARU – Banjir yang masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar berpotensi mengganggu distribusi air bersih dari pTAM Intan Banjar.
Potensi gangguan terutama berasal dari kondisi ponton di lokasi intake pengambilan air baku yang rawan terdampak arus banjir.
Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, menjelaskan banjir dengan arus deras dapat menyebabkan ponton terbawa arus, terbalik, atau tersumbat sampah dan ranting. Ponton tersebut berfungsi sebagai tempat mesin penyedot air baku menuju instalasi pengolahan air (IPA).
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, PTAM Intan Banjar meningkatkan kewaspadaan selama banjir, khususnya di wilayah pelayanan Cabang III yang memiliki sejumlah IPA di Kecamatan Sungai Pinang, Simpang Empat, Pengaron, dan Astambul.
Meski demikian, Mahyuni memastikan hingga saat ini belum ada laporan gangguan distribusi air bersih kepada pelanggan. Jika pun terjadi gangguan, sifatnya hanya sementara, biasanya saat dilakukan pembersihan sampah di intake yang mengharuskan proses produksi dan distribusi air dihentikan beberapa jam.
















