headline9.com, RANTAU – Bupati Tapin bersama Wakil Bupati H Juanda menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di , Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).
Kehadiran pimpinan daerah Tapin tersebut turut didampingi Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Dandim 1010 Tapin Letkol Inf Dimas Yamaputra, serta Kepala Bappelitbang Tapin Meidy Harris Prayoga. Rakornas menjadi forum strategis yang mempertemukan kepala daerah se-Indonesia guna memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Rakornas secara resmi dibuka Presiden Republik Indonesia, . Kehadiran Presiden menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menjaga kesinambungan arah pembangunan nasional melalui sinergi yang solid bersama pemerintah daerah.
Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat. Seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” saat Presiden memasuki ruang pertemuan, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara khidmat.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dapat bertatap muka langsung dengan jajaran pemerintah dari seluruh Indonesia. Ia mengapresiasi energi dan optimisme yang ditunjukkan para kepala daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Hati saya bergetar melihat dan merasakan semangat Saudara-saudara sekalian. Jika semangat itu lahir dari hati yang paling dalam, saya yakin masa depan bangsa kita aman dan kita akan berhasil,” ujarnya.
Kepala Bappelitbang Tapin, Meidy Harris Prayoga, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan arahan tegas mengenai pentingnya kesamaan gerak dan langkah antara pusat dan daerah. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk menyukseskan berbagai program strategis nasional seperti KDMP, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta target swasembada pangan dan energi.
“Seluruh program itu bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Presiden juga menekankan sejumlah strategi utama, di antaranya penguatan swasembada pangan dan energi, hilirisasi industri, penguatan keuangan Danantara, pengembangan ekonomi kerakyatan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan kesehatan.
Menurut Meidy, arahan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kekompakan seluruh unsur pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Pemerintah daerah diminta aktif mengawal implementasi kebijakan agar selaras dengan prioritas nasional.
Melalui Rakornas ini, Presiden berharap pemerintah pusat dan daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dapat terus memastikan seluruh program strategis nasional berjalan optimal. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Asta Cita serta Indonesia yang semakin mandiri dan berdikari.

