headline9.com, KOTABARU – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotabaru resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan melakukan pendataan terhadap Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026). Pendataan tersebut menjadi penanda dimulainya sensus ekonomi secara menyeluruh di Kabupaten Kotabaru yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Kepala BPS Kabupaten Kotabaru, Rachmat Hidayat, mengatakan pelaksanaan sensus bertujuan menghimpun data ekonomi yang akurat, lengkap, dan komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
Menurutnya, dipilihnya Wakil Bupati sebagai responden pertama diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan sensus.
“Dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat agar bersedia menerima petugas dan memberikan data yang dibutuhkan,” ujarnya.
Rachmat menjelaskan, setelah pendataan awal tersebut, petugas BPS akan melakukan sensus secara door to door ke seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru. Pendataan mencakup berbagai pelaku usaha dan rumah tangga guna memperoleh gambaran riil mengenai kondisi perekonomian masyarakat.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Data yang terkumpul akan menjadi basis data ekonomi nasional sekaligus bahan evaluasi dan perumusan kebijakan pembangunan di berbagai sektor.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mewakili Bupati H. Muhammad Rusli mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kelancaran sensus dengan menerima petugas BPS dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kotabaru untuk menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang akurat. Data yang benar sangat penting untuk kemajuan daerah dan pembangunan Indonesia,” katanya.
BPS Kabupaten Kotabaru juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus yang bertugas serta memberikan data secara lengkap dan jujur. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data ekonomi yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama BPS berharap tersedianya data yang valid untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan, memperkuat perencanaan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

