headline9.com, KOTABARU – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menekankan pentingnya digitalisasi pelayanan publik dan promosi potensi daerah saat pengukuhan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kotabaru masa bakti 2026–2031, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Paris Barantai Kotabaru tersebut dirangkai dengan pelantikan 41 kepala desa terpilih dan sosialisasi penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Dalam arahannya, Zudan meminta aparatur sipil negara (ASN) membangun budaya kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pelayanan pemerintahan, menurutnya, harus semakin mudah, cepat, dan efisien, tanpa selalu mengharuskan warga datang langsung ke kantor untuk mengurus berbagai keperluan.
Digitalisasi perlu menjadi bagian dari perubahan pola kerja aparatur, terutama untuk memperluas jangkauan pelayanan di Kabupaten Kotabaru yang memiliki wilayah geografis cukup luas.
Selain mendorong transformasi layanan, Zudan secara khusus meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotabaru lebih aktif mempromosikan potensi daerah melalui konten digital yang kreatif dan konsisten.
Destinasi wisata, kuliner khas, produk unggulan, serta berbagai potensi daerah dinilai perlu diperkenalkan melalui beragam platform digital agar semakin dikenal masyarakat luas.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah memproduksi video singkat berdurasi sekitar 30 detik yang menarik dan mudah dibagikan melalui media sosial.
Menurut Zudan, pemerintah daerah perlu aktif menghadirkan informasi positif dan bermanfaat di ruang digital. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan potensi Kotabaru sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
Zudan juga menyoroti pentingnya pelayanan pemerintahan yang proaktif dan terintegrasi. Penyederhanaan proses administrasi serta pemanfaatan sistem digital diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh layanan dan dokumen yang dibutuhkan.
Dalam aspek kepegawaian, ia menekankan penerapan manajemen talenta untuk memastikan penempatan ASN sesuai kompetensi, karakter, dan kebutuhan organisasi. Dengan demikian, aparatur diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal dan mendukung pencapaian tujuan pemerintahan.
Zudan turut mengapresiasi pelaksanaan pengukuhan pengurus KORPRI yang dirangkai dengan pelantikan kepala desa. Menurutnya, sinergi ASN dan pemerintah desa diperlukan agar program pembangunan berjalan selaras dan menjangkau kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli berharap kepengurusan KORPRI yang baru dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam susunan kepengurusan KORPRI Kabupaten Kotabaru masa bakti 2026–2031, Bupati dan Wakil Bupati bertindak sebagai penasihat, sedangkan Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin dipercaya sebagai ketua.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran BKN, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa yang baru dilantik, serta undangan lainnya.
Melalui penguatan KORPRI, penerapan manajemen talenta, dan pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong peningkatan profesionalisme aparatur sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik dan informasi potensi daerah.







