Sabtu, April 5, 2025
BerandaTrend Baru Tahun Ini,  Sebanyak 3500 Buah Klotok Angkut Jamaah Haul.

Trend Baru Tahun Ini,  Sebanyak 3500 Buah Klotok Angkut Jamaah Haul.

HEADLINE9.COM, MARTAPURA-Trend baru pada pelaksanaan Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul 2020 yang digelar selama dua hari kemarin, yakni kedatngan para jamaah yang bukan hanya melalui jalur darat. Bahkan jalur air pun dipadati oleh para jamaah yang datang dari berbagai daerah dengan menggunakan klotok.

Diketahui sebanyak 3500 klotok mengangkut para jamaah melalui sungai martapura yang bersandar di dermaga Murung Kenanga, dan dipingiran sungai martapura diwilayah Pekauman, Martapura Timur. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Angkutan dan Keselamatan Perhubungan Darat Yusi Anshari Nihe pada Selasa (03/03/2020).

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Terima Dana Intensif Dari Kemenkeu RI

“Sebanyak 250 persen naiknya dari jumlah tahun kemarin yang hanya 1500 buah klotok. Tentu ini akan menjadi perhatian khusus untuk pemerintah daerah saat pelaksaan haul Abah Guru Sekumpul tahun depan,” ucapnya.

Dikatakan Yusi, tahun depan pihaknya akan bekerjasama dengan para relawan untuk membuat tempat sandar untuk klotok, agar lebih memudahkan untuk klotok-klotok bersandar serta memdahkan bagi jamaahnya  naik ke darat.

“Mereka datang dari berbagai wilayah, dari kalteng, nagara, amuntai danau panggan, pagatan katingan, bahaur, palang pisau, dan lainnya,” katanya.

Dijelaskan Yusi, kebanyakan para jamaah yang datang menggunakan klotok dengan alasan ingin menghindari kemacetan dijalur darat. Padahal pememrintah dengan pihak terkait lainnya setiap tahunnya selalu berupaya untuk membuat jalur darat agar tidak terlalu macet dengan melakukan rekayasa lalu lintas.

BACA JUGA :  RTH Kompas Manis Kurang Peregangan, Jadi Sorotan  DPRD Kabupaten Banjar

“Mereka yang datang menggunakan klotok ini memang terbiasa menggunakan jalur sungai. Dan Asumsi mereka kalau jalan darat pasti macet, padahal pada tahun ini bisa dikategorikan lebih cepat, karena kita bersama pihak terkait lainnya selalu berupaya untuk mengurai kemacetan lebih cepat.

Penulis: M Sairi.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular