si Pandu Wisata Dilaunching, Bisa Diakses via Telepon Android

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9.COM, KANDANGAN – Terobosan baru dilakukan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Hulu Sungai Selatan (HSS). SKPD ini menerapkan pelayanan

terpadu pariwisata berbasis android yang diberi nama sistem pelayanan terpadu pariwisata (Si Pandu Wisata). Inovasi itu langsung di launching Bupati Achmad Fikry.

Peresmian Si Pandu Wisata berbasis android untuk memudahkan pengunjung mengakses berbagai sarana di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Loksado.

Kepala Disporapar Kabupaten HSS, M Arliyan Syahrial mengatakan melalui, Si Pandu Wisata berbasis android ini akan mempermudah para pengunjung yang ingin bewisata ke KSPN Loksado memperoleh informasi penyedia layanan jasa pariwisata hanya dengan mengakses aplikasi tersebut melalui handphone android yang dimiliki.

BACA JUGA :  Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Polisi yang Wafat di serang Teroris di Daha Selatan Kalsel

“Cukup mengakses aplikasinya, semua pengunjung ke KSPN Loksado dengan mudah mendapatkan layanan yang diinginkan,” ujarnya.

Dengan Si Pandu Wisata berbasis android, para pengunjung dapat memesan langsung bamboo rafting, jasa ojek kawasan, pengelola penginapan/home stay, dan jasa pemandu wisata (tour guide), yang dibentuk dalam satu buah Pewadahan.

“Aplikasi ini juga disediakan kode booking untuk melihat siapa joki serta jam berapa mulai rafting (balanting). Cukup login di aplikasi tanpa harus berangkat ke Loksado terlebih dahulu,” tuturnya.

Bupati HSS, Drs H Achmad Fikry mengatakan bahwa semakin ke depan sektor pariwisata akan terus meningkat di Kabupaten HSS dan menjadi sektor yang mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi  Kabupaten setempat dan Kalsel.

BACA JUGA :  Permudah Warga Loksado Bikin Data Kependudukan dan Catatan Sipil

“Para pengelola jasa wisata harus mengutamakan pelayanan. Sebagai orang yang melayani, tujuan kita adalah bagaimana tamu atau wisatawan yang datang bisa betah di Loksado dan kembali lagi dengan membawa banyak orang untuk berkunjung,” ujarnya seraya mengatakan jangan sampai pelayanan mengecewakan dan membuat orang jera datang ke kawasan Loksado.

Hal ini tentunya harus dimulai dengan mengubah pola pikir. Yang selama ini hanya bertujuan untuk keuntungan sesaat agar dirubah. (mbur)

Baca Juga