PC PGRI Karang Intan Gelar Workshop, Peserta Dijamin Membludak

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Workshop pendidikan selalu dinanti seluruh guru se-Kabupaten Banjar. pesertanya dijamin membludak, melebihi dari kapasitas yang disiapkan.

Hal itu juga terlihat ketika PC PGRI Karang Intan menggelar kegiatan serupa bertajuk “Implementasi Kurikulum 2013 dengan Media Pembelajaran Berbasis TIK  dan Pembuatan Karya Inovatif” di Aula Disdik Banjar Bincau, Rabu (7/11) siang. terpaksa dibatasi untuk 450 orang.

Workshop dibuka langsung Plt Kepala Dinas Pendidikan Banjar H Abdul Ghani Fauzi dan menampilkan 3 narasumber yang mumpuni dalam dunia pendidikan. Pembicara pertama adalah Dahliani, dikenal mempunyai pengembangan teknologi pembelajaran (PTP) dengan materi pembuatan media pembelajaran berbasis TIK.

Kedua, Ahmad Rifani, seorang instruktur kurikulum 2013 sekaligus guru berprestasi tingkat nasional yang memberikan materi terkait literasi dan penilaian kurikulum 2013. Pemateri terakhir ialah Akhmad Zainuddin, juga guru berprestasi tingkat nasional. Dia mempertegas tentang karya inovatif pembelajaran.

BACA JUGA :  Martapura Bersolek, Sambut Jemaah Haul Guru Sekumpul

Menurut Abdul Ghani Fauzi, guru mengemban tugas mencerdaskan anak bangsa. Kemampuan guru setiap waktu harus meningkat salah satunya bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Fauzi juga berpesan, kemajuan sarana belajar tidak meninggalkan khittah seorang pengajar, guru harus tetap aktif serta tidak boleh lengah.

“Kurikulum 2013 tidak meninggalkan peran guru, TIK hanya alat sedangkan  sebagai pribadi kita wajib aktif, TIK sekadar inovasi menjawab tantangan pembelajaran,” pesannya.

BACA JUGA :  Saidi Manyur Siapkan Program Pinjaman Tanpa Bunga

Fauzi mewanti-wanti kepada guru dan orang tua menjaga anaknya tidak terlalu kecanduan dengan dunia sosial. Pasalnya, media sosial sangat berpengaruh kepada kepribadian anak didik. Orang dewasa adalah contoh terbaik anak-anak, jaga sikap dengan karakter mulia di depan anak. Selebihnya, dirinya bangga dengan guru yang antusias mengikuti kegiatan pelatihan.

Arisa Rahim, Ketua Panitia Workshop dari PGRI Karang Intan menegaskan, panitia baru bisa mengakomodasi sebanyak 450 peserta yaitu 200 dari Karang Intan dan 250 dari luar kecamatan. Padahal sangat lagi guru yang sangat berminat mendaftar mengikuti workshop, lain waktu tentu ada lagi pelatihan serupa.(syafii)

Baca Juga