Home » 2 Nakes RSD Idaman Meninggal Terpapar Covid-19

2 Nakes RSD Idaman Meninggal Terpapar Covid-19

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print

Headline9.com, BANJARBARU – Keluarga besar Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru berduka, dua Tenaga kesehatan (nakes) yang selama ini menjadi garda terdepan meninggal akibat tepapar covid-19.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, ada dua nakes yang meninggal akibat virus Corona ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza mengakui, selain sibuk melayani lonjakan pasien dan keterbatasan ruang perawatan, kini mereka juga dihadapkan dengan kasus kematian yang dialami nakes.

“Berkaitan dengan informasi adanya dua tenaga kesehatan dari kota Banjarbaru yang meninggal benar adanya,” kata Riza.

Riza menjelaskan Nakes pertama meninggal pada Sabtu (21/8/2021) kemarin disusul rekannya beberapa hari kemudian.

“Keduanya bertugas di RSD Idaman. Seorang perawat di ruangan OKA lalu yang 1 orang tenaga di instalasi gizi,” terang dia.

Meninggalnya dua tenaga kesehatan asal Banjarbaru itu menjadi daftar terbaru

Riza memaparkan saat ini kota Banjarbaru kebagian 146 pial vaksin moderna yang keseluruhan diberikan kepada tenaga kesehatan.

“Jumlah nakes yang kita miliki adalah 2.468. semoga nanti ada lagi tambahan,” harap dia.

Riza juga menjelaskan memang vaksin moderna juga tidak menjamin seseorang yang sudah disuntik akan kebal terhadap paparan Covid 19.

Namun, vaksinasi itu adalah upaya untuk mengurangi atau mencegahnya akibat terpapar covid 19 yang lebih berat lagi.

“Jadi bukan berarti 100 persen tidak menjadikan seseorang itu kebal sama sekali dia,” sambung dia.

Sebab itu Riza meminta bagi nakes masyarakat yang sudah divaksin tetap harus menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya dan menjaga kondisi kesehatan juga.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Humas RSD Idaman Banjarbaru, Firmansyah pun membenarkan dua nakes di rumah sakit meninggal akibat Covid 19.

Disinggung soal kebenaran salah satu nakes yang meninggal dalam posisi hamil tua, Firmansyah juga tidak membantahnya.

“Etikanya kita tidak bisa memberikan data lengkap karena menjaga kondisi psikis Keluarga,” ujar dia.

Baca Juga