Bundaran Tugu Pancasila A Yani KM 40 Martapura Dibongkar..?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit
Tugu Pancasila Jalan A Yani KM 40 Martapura segera dibongkar

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Wacana pembongkaran bundaran Tugu Pancasila, Jalan A Yani KM 40 Martapura makin menguat. Monumen terletak di depan Mahligai Sultan Adam dan Pasar Sukaramai Martapura sering jadi bahan keluhan pengguna jalan raya

Bundaran bagian lajur kiri Jalan A Yani Martapura sangat mengganggu ruas jalan besar dan membahayakan pengendara dari luar kota. Jalan yang sempit serta menikung setengah bundaran itu membuat para pengendara ektsra hati-hati, ditambah di sekitaran tugu itu ada jalan keluar masuk ke pasar suka ramai.

Seperti yang diutarakan oleh Udin, Jumat (16/11/2018) petang. Pengendara roda dua ini setiap hari mengaku melintas jalan tersebut, tugu itu sangat janggal dan membahayakan para pengendara.

BACA JUGA :  Guru Khalil Putuskan Mundur Dari Pilkada 2020

“Tiap hari lewat sini,  jalannya sempit, menikung pula. Yang bahaya itu pas ada kendaraan yang keluar dari pasar sukaramai, kalau dalam kecepatan tinggi sangat bahaya melintas. ditambah tidak penjagaan dari anggota Dishub Banjar yang hanya ada pagi,” keluhnya.

Aspirasi serupa diungkapkan oleh Sidah dari Sungai Sipai. Sepatutnya pemerintah melalui dinas terkait  membenahi Tugu Pancasila itu agar para pengendara tidak lagi khawatir saat melintas di jalan tersebut.

“Lebih bagus lagi kalau dibongkar, jalan juga jadi lebih luas dan lurus, ”ucapnya.

Hal senada disampaikan Dani, sopir angkutan antar kecamatan. Dikatakannya, sempitnya jalan di sekitar tugu membuat kendaraan yang lebih besar menjadi sulit. Dirinya juga sangat mendukung jika pemerintah membongkar tugu pancasila itu.

BACA JUGA :  Pemko Banjarbaru Usulkan Raperda Retribusi Pelayanan Pemakaman

“Yang sulit itu mobil besar, seperti truk, tronton. Jalannya sempit ditambah harus menikung. Tidak sekali mobil besar tersenggol bagian pinggir trotoar saat melintas di sekitar sini, ”ucapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Banjar HM Aidil Basit mendengar keluhan masyarakat dan pengendara yang sering melalui tugu tersebut. Basit menyatakan, hasil Forum LLAJ Banjar memang sempat membicarakan pemindahan tugu itu ke lokasi lain.  Menurutnya, keberadaan tugu tidak sesuai sehingga membuat jalan mesti menikung dan kecil yang bisa membahayakan pengguna jalan saat melintas.

“Seharusnya kan bisa jadi jalan lurus seperti lajur kanan. Apalagi dekat tugu itu telah berdiri traffic light,” pungkasnya.  (sairi)

Baca Juga