Minggu, April 6, 2025
BerandaTahukah AndaCegah Dimensia Dengan Minum Kopi dan Teh

Cegah Dimensia Dengan Minum Kopi dan Teh

Headline9.com, BANJARBARU – Seperti yang kita tahu Dimensia merupakan penyakit penurunan daya ingat dan cara berpikir. Orang awam, lebih sering menyebut gangguan ini dengan sebutan pikun.

Dimensia atau pikun adalah penyakit karena efek penuaan yang tidak bisa dihindari, namun sedari usia produktif, kitab isa mengubah pola hidup kita sehingga efek dimensia tidak terjadi terlalu parah saat lanjut usia nanti.

Menurut studi, salah satu bahan pangan yang bisa digunakan menurunkan resiko dimensia adalah kopi dan teh.

Jika dikomsumsi secara rutin, kedua bahan minuman ini mampu menjaga sel – sel di dalam otak.

Melansir dari Pop Science, penelitian yang dilakukan melibatkan 365.682 orang dewasa dengan rentang usia 50 hingga 74 tahun.

Studi yang dilakukan selama lebih dari satu dekade ini pada akhirnya menghasilkan beberapa kasus yaitu 5079 kasus dimensia dan 10053 kasus storke yang dialami oleh para relawan yang ikut dalam penelitian tersebut.

BACA JUGA :  Diskominfo dan Satpol PP Tanbu Siaran Keliling Sosialisasikan Prokes dan Vaksin Covid-19

Dalam penelitian itu, ditemukan bahwa mereka yang minum 2 hingga 3 cangkir kopi per hari atau tiga hingga lima cangkir teh per hari, atau malah gabungan keduanya, masuk ke dalam golongan yang tidak terkena demensia dan stroke.

Para peneliti pun menarik kesimpulan bahwa peminum kopi dan teh mengalami penurunan risiko terkena demensia sebanyak 28 persen dan penurunan risiko terkena stroke sebanyak 32 persen.

Meskipun begitu, Lee H. Schwamm, dari American Stroke Association Advisory Committee, mengatakan bahwa kopi dan teh belum bisa langsung dikatakan bagus untuk kerja otak.

Meski beberapa penelitian sudah menghasilkan kesimpulan yang sama, namun ilmuwan belum bisa menarik kesimpulan berapa dosis kopi dan teh yang paling tepat yang bisa digunakan mencegah pikun atau demensia.

BACA JUGA :  Sepakati Batas Dua Wilayah, Termasuk 38 Hektare Masuk Banjarbaru

Kopi sendiri memang sudah terbukti bisa menurunkan risiko terkena serangan jantung, alzheimer, demensia, juga parkinson. Namun jika dikonsumsi dalam takaran berlebih, kafein justru bisa membahayakan tubuh dalam jangka pendek. Mulai memunculkan gangguan tidur, tremor, hingga anxiety.

Bahkan, pengonsumsian kafein dalam jumlah terlalu banyak, justru pada titik tertentu akan meningkatkan risiko terkena stroke.
Jadi berapa dosis yang tepat? Peneliti mengatakan bahwa sebaiknya kita mengonsumsi kopi dan teh dalam takaran yang minimal hingga sedang saja, untuk kopi, jangan melebihi takaran 400 mg dalam sehari. (ald)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular