Penting Bagi Orangtua Untuk Membatasi Mainan Anak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Bukan rahasia umum lagi tentunya anak – anak sangat menyukai mainan, mainan tentunya memiliki dampak positif untuk tumbuh kembang anak baik dalam hal kreativitas dan melatih konsentrasi anak.

Oleh sebab itu, tidak heran para orangtua membelikan berbagai macam mainan guna membuat anak – anaknya senang dan berkembang dengan baik.

Namun ternyata terlalu banyak mainan juga tidak baik untuk anak justru akan merugikan bagi anak – anak.

Menurut para peneliti, masalah terbesar saat anak memiliki terlalu banyak mainan adalah stimulasi berlebihan yang dapat mempengaruhi kemampuan anak untuk belajar dan bermain secara kreatif.

BACA JUGA :  4115 Berkas Arsip Inaktif 2015 Dimusnahkan BKD Tanbu.

Saat ada terlalu banyak mainan, anak – anak akan kebingungan dan akhirnya akan memainkan semua jenis mainan itu secara bergantian, justru tidak memusatkan perhatiannya pada satu jenis mainan untuk waktu yang lama.

Hal ini sama seperti orang dewasa yang sulit berkonsentrasi bekerja jika meja mereka terlalu berantakan ataupun pekerjaannya yang terlalu banyak, menurut penelitian menunjukkan bahwa lebih sedikit mainan di sekitar anak dapat menghasilkan waktu bermain yang lebih berkualitas baginya.

Untuk itu, sangat disarankan bagi orang tua agar membatasi jumlah mainan anak semisal dengan cara membuat jadwal rotasi dengan rentang waktu mingguan hingga bulanan sehingga anak – anak dapat bermain dengan fokus dan waktu yang lama.

BACA JUGA :  Abadikan Objek Wisata dan Share ke Media Sosial

Jika mainan yang dimainkan anak telah mencapai rentang waktu yang telah ditentukan, gantilah mainannya dengan begitu anak – anak akan merasa bahwa mereka kini memiliki mainan yang baru.

Selain itu, penting bagi orangtua untuk fokus pada kategori mainan yang akan membantu perkembangan anak, misalnya seperti mainan fungsional, aktif, edukasi, kreatif dan lain – lain. (Ald)

Baca Juga