Belum Diresmikan, Angin Kencang Jebol Atap Gedung Senilai Rp1,7 Milliar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Akibat terpaan angin kencang bagian atap Gedung Serbaguna Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan jebol beberapa waktu lalu.

Belum juga diresmikan, gedung ini malah sudah alami kerusakan, lantas hal itu juga menjadi sorotan masyarakat setempat.

Diketahui, Gedung Serbaguna Batumandi merupakan proyek tahun anggaran 2021 lalu, yang mana baru saja selesai pada tahun 2022 dengan nilai sebesar Rp1,7 Milliar Rupiah.

Pantauan headline9.com, Jumat (11/02/2022) sore, terlihat bagian atap yang jebol cukup besar.

Camat Batumandi, Abdul Khair langsung turun kelapangan untuk mengecek keadaan Gedung Serbaguna Batumandi, ia mengaku baru saja mengetahui kejadian tersebut.

BACA JUGA :  Supiani Lantik Pejabat di Balangan

Camat Batumandi mengungkapkan, baru selesainya pengerjaan proyek membuat bangunan ini masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga, atau kontraktor.

“Karena baru selesai pada awal tahun 2022 ini, jadi belum diserahkan kepada kami,” ucap Abdul Khair.

Lanjut ujarnya, kerusakan Gedung yang belum difungsikan ini tentu menjadi perhatian pihaknya.

Dirinya berharap, kejadian serupa tidak terulang dan konstruksi bangunan lebih kuat, mengingat gedung tersebut akan digunakan oleh masyarakat, serta cepat dilakukan perbaikan sehingga Gedung bisa dimanfaatkan.

“Warga kami juga sudah sangat tidak sabar menunggu untuk memanfaatkan gedung ini, kami sangat berharap secepatnya gedung ini dapat segera dimanfaatkan oleh kami dan para warga,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Diduga Tergelincir, Anak Delapan Tahun Tenggelam dan Terseret Arus di Balangan

Sementara, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Balangan Riswandi, mengatakan pada hasil pemeriksaan terjadi kerusakan pada sambungan las rangka besi atap yang patah saat diterpa angin kencang.

Pihaknya juga akan mengganti material yang rusak, serta untuk pengelasan sambungan akan lebih diperkuat.

“Gedung ini masih dalam tahap pemeliharaan selama enam bulan ke depan, dan masih tanggung jawab kontraktor juga,” kata Riswandi. (Ald)

Baca Juga