Alhamdulillah… Mawardah Segera Masuk Meja Operasi Bibir Sumbing

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Mawardah (8 bulan) penderita bibir sumbing dari Desa Melayu Pematang, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar memiliki secercah harapan.  Balita ini dibawa Anggota Komisi IV DPRD Banjar mendapat pelayanan kesehatan. Putri Syamsuri diantar ke rumah sakit swasta di Banjarbaru.

Didampingi Anggota Komisi IV Khairuddin, Kepala Desa Melayu Pematang Asnan, serta kepala Puskesmas Martapura Timur Nur Islam. Rencananya, Mawardah akan ikut serta dalam program operasi bibir sumbing di rumah sakit tersebut pada Desember mendatang. Tim kesehatan mau memastikan kondisi anak itu.

“Minimal umur anak 3 bulan, berat badan 5 kg dengan hasil laboratorium kandungan oksigen dalam darah harus dapat nilai 10 (HB) karena saat operasi nanti anaknya akan dibius total, jadi diambil alih oleh oksigen jika darah tidak mampu mengikat oksigen maka akan mengancam anak tersebut. jadi kita ingin semuanya berjalan dengan aman. ” ujar dokter Mario.

BACA JUGA :  Alquran, Mukzijat Terbesar Nabi Muhammad SAW

Dia berpesan, ibu dari Mawardah ini terus menjaga kondisi anaknya hingga waktu operasi tiba nanti. Jangan sampai anak ini menderita flu, karena itu akan membuat operasi jadi tertunda akibat tumpukan kelenjar di rongganya.

 

Sementara Anggota Komisi IV DPRD Banjar Khairuddin mengatakan, sebagai lembaga yang menangani sosial, kesehatan, dan pendidikan segera merespons langsung laporan dari masyarakat. Salah satunya dari Melayu Pematang, Kecamatan Martapura Timur yang harus ditangani akibat mengalami bibir sumbing.

“Sebelumnya kita anggota komisi IV mengunjungi kediaman Mawardah dan atas perintah komisi IV kita tangani secara maksimal, dengan berbagai macam media, dan kebetulan di rumah sakit Syifa Medica Banjarbaru sedang membuka pelayanan operasi bibir sumbing, karena itulah  kita memilih di rumah sakit swasta yang ada di Banjarbaru,” katanya.

BACA JUGA :  Dua Capres Kirim Sapi untuk Kegiatan Haul

Politisi Gerindra Banjar itu juga menambahkan, nantinya pihak komisi IV akan terus memonitor seperti nanti pada tanggal 8 Desember akan dilakukan cek lap kepada mawardah. Pada 16 Desember dilakukan operasi, bahkan sampai perawatan hingga kembali ke rumah.

“Di martapura Timur ada 6 pasien seperti Mawardah ini yang belum mendapat penanganan. Dan

Harapan kita semua kabupaten dan kota terutama Kabupaten Banjar ada kegiatan seperti ini karena sangat membantu masyarakat,” ucapnya.(sairi)

Baca Juga