Bagunan Kosan di Banjarmasin Timur Ambruk

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – Sebuah bagunan kosan di Jalan Mahat Kasan Komplek Permata Bunda RT 35 Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur membuat geger warga sekitar pada Jumat (22/4/2022) sekitar pukul 06.30 Wita.

Pasalnya, bagunan tingkat 2 berwarna oren dan hijau tersebut mendadak ambruk sehingga membuat penghuninya berlarian menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barangnya.

Terpantau, bagian teras bangunan berlantai dua ini ambles hingga lantai papannya mencuat karena tak kuat beban. Bahkan beberapa sudut dinding juga terlihat retakan yang cukup panjang.

Ketua RT 35, Arif Nandar mengatakan, dirinya sudah mendapatkan laporan dari warga sejak lama.

“Sebelum nisfu sa’ban katanya sudah ada tanda-tanda ketidakberesan dari rumah tersebut,” kata Arif.

“Tadi malam juga sudah ada bunyi krek-krek terdengar dari bagian temboknya, makanya ada salah satu penghuni yang mengungsikan keluarganya ke tetangga,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Polresta Banjarmasin Musnahkan 8.273,7 gram Narkoba

“Kalau dilihat, lantai bangunan itu sudah menggembung,” tambahnya

Bangunan ini merupakan kosan 8 pintu yang 3 kamar ditempati 3 KK, dan 5 lainnya dihuni oleh 5 mahasiswa dengan total penghuni sebanyak 15 orang.

“Infonya, sebagian penghuni sudah ada yang mencari kosan, ada yang mengungsi di tempat keluarga atau tetangga,” tutup Arif.

Sementara itu, Majidi (19) salah satu penghuni kosan tersebut nampak sibuk mengeluarkan barang-barangnya dari bangunan di lantai dua.

Dari bawah, sang ayah nampak menyambut barang-barang tersebut untuk kemudian diamankan ke tempat aman.

Sesaat sebelum kejadian, mahasiswa semester 2 di UIN Antasari itu merasakan getaran yang cukup hebat.

“Saat itu memang tidak beraktivitas lagi, masih rebahan main ponsel, tiba-tiba ada mendengar suara keras dari bawah, diiringi getaran di sekitar,” katanya.

BACA JUGA :  Diduga TO, Warga Martapura Tertembak Mati Oleh Polisi

Reflek saja Majidi langsung menyelamatkan diri langsung ke luar dan pelan-pelan kata dia, bangunan mulai turun lalu semakin miring.

Setelah merasa cukup aman, ia pun mulai berani memasuki kamarnya dengan hati-hati untuk mengangkut barang-barang dibantu sang ayah.

Sementara itu, Sulis (48) ibunda Majidi, langsung berangkat dari Rantau, Kabupaten Tapin, menuju Banjarmasin untuk mendatangi sang anak.

“Begitu anak saya menelpon tadi pagi, kasih kabar kalau kosannya ambruk, saya dan suami langsung meluncur ke sini, khawatir juga sama anak,” kata Sulis.

“Alhamdulillah dia tidak kenapa-kenapa, cuma ya mesti cari kosan baru, sementara ini barang-barang kami akan angkut ke rumah temannya dulu,” pungkasnya. (d)

Baca Juga