Bayi 2 Tahun Tenggelam, Ditemukan Sudah Meninggal

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, TAPIN – Muhammad Arsyad balita 2 tahun diduga terpeleset dan tenggelam di Dapur Rumah Korban di Bantaran Sungai Kaladan, Kecamatan Candi Laras utara Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Setelah mendapat informasi dari potensi SAR adanya balita tenggelam, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin segera memberangkatkan Tim Rescue ke lokasi berkaitan, 23 April 2022, Pukul 18.20 Wita.

Diketahui balita yang tenggelam tersebut atas nama Muhammad Arsyad. Awalnya,
Berdasarkan laporankorban lepas dari pengawasan orang tua, dan berjalan ke arah dapur, lokasi rumahnya di bantaran sungai.

Kemudian korban hilang diduga korban terpeleset dan tenggelam di Sungai Kaladan Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad, langsung memerintahkan Tim Rescue Alpha menuju Lokasi kejadian setelah sebelumnya berkoordinasi dengan potensi SAR di lapangan.

BACA JUGA :  Diduga Tergelincir, Anak Delapan Tahun Tenggelam dan Terseret Arus di Balangan

“Kita kerahkan sore menjelang waktu berbuka puasa hari ini tim rescue dengan peralatan SAR air lengkap, kemudian kita akan lakukan koordinasi bersama unsur SAR gabungan yang sudah ada di lokasi kejadian, untuk melakukan pencarian terhadap korban.” Tegas Al Amrad.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR. Dia juga mengungkapkan, besok harinya rencana tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan jarak kurang lebih 250 meter ke arah hilir Sungai Kaladan.

Tim Rescue Kansar Banjarmasin Berangkat menggunakan 1 Unit Truck Personil dengan membawa 1 Unit Motor Trail KLX, Rubber boat, motor tempel, 1 Set Peralatan Alkom, 1 set peralatan Medis, 1 unit Aqua Eye dan Peralatan Pendukung Lainnya.

BACA JUGA :  Tanaman Porang Langka Terus Diburu

Unsur- unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Laskar 62, Borneo Rescue Batola, Julungan Fire Rescue, BPK Antasari, Darul Taqwa, BPK Bakumpai Permai, Seman Marabahan, Basahap dan Tim Rescue Tapin.

Pencarian akhirnya menemukan hasil, (24/04/2022) sekitar pukul 03.45 Wita korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian dengan jarak 50 meter dari LKP.

”Korban ditemukan pagi hari, selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Al Amrad juga mengimbau para orang tua harus lebih berhati-hati, fokus dan jangan sampai lengah apabila mempunyai anak yang masih balita, apalagi tempat tinggal nya dekat dengan aliran sungai, sangat berbahaya apabila tidak diawasi dengan baik. (nsh)

Baca Juga