Jelang Lebaran, Beberapa Harga Bapokting Naik

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Balangan lakukan peninjauan ke pasar guna pastikan stok bahan pokok dan penting (Bapokting) aman hingga lebaran tahun 2022.

Sejumlah titik dilakukan pengecekan oleh Diskoperindag Kabupaten Balangan, tidak hanya memastikan stok, pihaknya juga meninjau harga bapokting apakah stabil atau mengalami kenaikan.

Kabid Standardisasi, Stabilisasi dan Pengawasan Perdagangan Diskoperindag Balangan, Saiful Bahri mengatakan secara umum kebutuhan pokok dan penting mengalami kenaikan harga, tetapi disamping itu berkenaan stok bahan pokok dan penting tergolong aman.

BACA JUGA :  Bupati Balangan Terimakan Bantuan 14 ribu Paket Vitamin

“Kondisi saat ini, ada beberapa yang mengalami kenaikan, misalnya daging ayam biasanya Rp20 ribu hingga Rp24 ribu per kilogram naik menjadi Rp29 ribu,” ujar Saiful, Rabu (27/04/2022).

Lebih lanjut ucapnya, selain daging ayam juga minyak goreng pada umumnya sudah mengalami kenaikan, rata-rata di atas Rp50 ribuan untuk yang dua liter.

Minyak goreng curah diapatok pada harga Rp21 ribu, sementara mengacu kepada aturan Pemerintah hanya dianjurkan menjual dengan harga Rp14 ribu.

Menurutnya, kenaikan harga ini dikarenakan ada beberapa pihak yang menjadi tangan kedua dan tangan ketiga serta jumlahnya pun terbatas.

BACA JUGA :  Pemkab Balangan, Harapkan Naga Balangan 2021 Punya Daya Saing

“Pasca lebaran harga bisa turun karena keperluan pembeli berkurang, sesuai dengan hukum ekonomi ketika permintaan bertambah, maka harga akan naik disebabkan barang yang ada di pasaran terbatas,” ungkapnya.

Sementara, salah seorang konsumen, Alpi mengungkapkan hampir semua kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan di pasaran.

“Komoditas yang naik ya pastinya minyak goreng, daging ayam dan sembako. Walaupun terasa sulit tapi karena butuh ya harus dibeli,” pungkasnya. (Ald)

Baca Juga