H+5 Idul Fitri, Arus Balik ke Banjarmasin Meningkat, ke Surabaya Menurun.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – Arus balik di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, hingga H+5 Idul Fitri 1443 H, mengalami peningkatan, Sabtu (7/5/2022).

Terpantau sejumlah penumpang yang balik ke Banjarmasin mengalami peningkatan setiap harinya.

Berdasarkan data PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 Banjarmasin, tercatat sebanyak 748 penumpang KM Dharma Rucitra pada Jumat kemarin (6/5/2022).

Terhitung hari ini, 760 penumpang tiba menggunakan KM Dharma Kartika XI. Rinciannya 19 sepeda motor, 69 mobil dan 25 truk.

“Memang terjadi penurunan di Embarkasinya,” ujar DM Perencanaan, Pengendalian Terminal Penumpang Pelindo Banjarmasin, Syahrial Murjani.

BACA JUGA :  Bupati Banjar Periode 2016-2021 KH. Khalilurrahman Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Ia mengatakan penaikan pelancong tak hanya terjadi untuk menuju Banjarmasin. Pelancong menuju ke Surabaya malahan alami penurunan.

Data Pelindo kemarin, penumpang yang naik sekitar 978 pelancong. Hari ini, penumpang yang naik kapal menuju Surabaya sekitar 450 pelancong.

“Untuk yang datang terus meningkat, karena arus balik dari daerah Jawa balik ke Banjarmasin,” ucapnya.

Menurutnya puncak arus balik dari Surabaya menuju Banjarmasin diprediksi pada Minggu besok (8/5/2022). Setiap harinya satu kapal yang beoperasi membawa penumpang balik pasca libur Idul Fitri 1443 H.

BACA JUGA :  Diskominfo Siapkan Posko Media Center Saat Acara Haul Abah Guru Sekumpul.

“Kemudian 10 Mei ada dua kapal yang beroperasi,” duganya.

Sementara itu, Mualif (73), warga Barito Kuala (Batola). Dia bersama empat anggota keluarganya bertolak ke Surabaya hari ini.

“Ada kelonggaran di rumah, jadi memilih pulang sekarang daripada nanti nanti,” ujarnya.

Ia mengatakan tujuannya datang ke Surabaya untuk bertemu anak dan cucunya. Terakhir tatap muka dan silaturahmi bersama mereka sekitar 5 tahun terakhir. Momen arus balik inilah dimanfaatkan petani ini untuk bertegur sapa kembali.

“Lama gak ketemu, pas sekarang ada waktunya langsung aja berangkat,” pungkasnya. (d)

Baca Juga