Lihat Luas Lahan yang Jadi Proyek Optimalisasi Pertanian Lebak dan Rawa

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9,MARTAPURA – Optimalisasi lahan seluas 700 hektare menyasar dua areal yaitu 500 hektare lahan rawa lebak dan 200 hektare areal rawa pasang surut. Proyek pembukaan lahan baru tersebut meliputi 7 desa yang berada di 2 Kecamatan.  Adapun sasaran berada di Folder Pesayangan dengan dana Program Optimalisasi Lahan Rawa Lebak dan Pasang Surut yang berasal dari APBN dan APBD Banjar.

Bupati Banjar H Khalilurrahman bersama Kepala Subdirektorat Optimasi dan Rehabilitasi Lahan Ir Yanri melakukan Pencanangan (Ground Breaking)  di lahan rawa Jalan Reel Ujung Desa Pesayangan Kecamatan Martapura, Kamis (13/9) siang. Turut hadir Kadi TPH Kalsel H Faturrahman, Kadis TPH Banjar HM Fachry, Dandim 1006 Martapura Letkol Inf M Ghoffar N.

BACA JUGA :  Berikut Hasil Lomba Hari Santri Nasional Kabupaten Banjar 2018 yang Ditutup Guru Khalil

Guru Khalil berharap, optimalisasi mempunyai arti dan nilai yang sangat penting dalam upaya pemerintah meningkatkan produksi hasil pertanian memberikan andil menyediakan pangan serta menuju mewujudkan Indonesia menuju lumbung pangan dunia 2045. Proyek tersebut memperkuat gelar Kindai Limpuar yang sangat melekat untuk bumi serambi makkah.

BACA JUGA :  Sampah Dipilah, Bukan Dibakar dan Dibuang ke Sungai

“Kita berupaya meningkatkan indeks pertanaman (IP) suatu lahan pertanian, contoh dari lahan tidur menjadi lahan produktif, atau dari satu kali tanah menjadi dua kali tanam dalam setahun,” pesannya.(MAS)

Baca Juga