Terobosan Penghapusan Jamban Terapung, Berbuah Penghargaan Entrepreneur Award 2018

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA –  Bupati Banjar H Khalilurrahman akan menerima penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2018 di Glass House, Ritz Carlton Jakarta Pasific Place, Kompleks SCBD Jakarta  pada 5 Desember 2018 malam. Anugerah itu berdasarkan penjurian panjang serta melalui tahapan audiensi langsung dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah.

Bahkan, tim khusus kembali mengklarifikasi Bupati Banjar menyangkut pencapaian minimal status tinggi untuk penilaian kinerja oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Adalah Philip Kotler Center for ASEAN Marketing yang akan memberikan penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2018 bidang kesehatan. Apresiasi itu diterima dalam pertemuan INA APKASI Award 2018.

“Tahap penilaiannya sangat panjang, ada dua kategori yaitu kesehatan dan pariwisata. Kita memilih kesehatan, tapi hakikatnya memajukan bidang pariwisata juga,” kata Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Galuh Tantri Narindra di Martapura, Selasa (4/12) siang.

BACA JUGA :  Rakor Khusus Musim Kemarau, Antisipasi Sejak Dini

Terobosan yang paling mendapat apresiasi adalah proses berkelanjutan tercetusnya program jamban terapung. Sejak tahun pertama diluncurkan, keberhasilan program diperlihatkan dengan bersedianya masyarakat untuk membongkar jamban terapung secara swadaya dan kesadaran sendiri.

Padahal, ungkap Tantri, masyarakat menjadikan Sungai Martapura untuk keperluan rumah tangga namun akhir-akhir ini mengalami pencemaran serta degredasi lingkungan. “Penyelesaian sanitasi tidak gampang. Kita sering menerima penolakan keras dengan masyarakat karena berkaitan dengan cara kehidupan sosial budaya,” timpalnya lagi.

BACA JUGA :  Penumpang Bandara Internasional Syamsudin Noor Naik 77%

Terobosan penghapusan jamban terapung dianggapnya sangat visioner, menyangkut tujuan jangka pendek dan panjang. Hasil sekarang, program tersebut meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur sanitasi dan penghapusan jamban terapung. Ribuan jamban mengakibatkan pemandangan kurang sedap dan terjadi pencemaran serta derajat hidup warga sekitar rendah.

“Tujuan jangka panjang, kami bertekad menjadikan kawasan tepian Sungai Martapura menjadi kawasan wisata berwawasan lingkungan serta pengembalian peradaban sungai melalui pelestarian sungai dan perbaikan dan penataan kawasan permukiman tepian sungai,” pungkasnya.

 

Rencana Program Penghapusan Jamban Terapung : 1000 Unit

Tahun Jumlah
2016 3
2017 260
2018 270
2019 300
2020 167

 

Baca Juga