Abdul Hadi Teringat Masa Kecil Ditengah Kegiatan Malunta dan Bagagap Iwak

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Bupati Balangan Abdul Hadi bersama ratusan warga di Tabat Besar Kali Meraup, Desa Panggung, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, menggelar tradisi malunta dan bagagap iwak, Kamis (23/06/2022).

Seperti diketahui bersama, aktivitas ini telah dilakukan masyarakat sejak zaman dulu dan berlanjut hingga turun temurun.

Malunta merupakan tradisi masyarakat Banjar untuk mencari iwak (ikan) dengan cara menjala di sungai, sedangkan menggagap iwak (ikan) merupakan cara mencari ikan menggunakan tangan dengan cara langsung terjun ke sungai.

Setiap musim kemarau anak Sungai Balangan, yang masuk ke jalur Kecamatan Paringin Selatan, atau lebih dikenal dengan sebutan Tabat Besar Kali Meraup akan mengalami penurunan debit air.

BACA JUGA :  Bupati Balangan Letakkan Batu Pertama Masjid Sullamul 'Ulum

Akibat surutnya air, ada sebuah tradisi unik warga Desa Inan, Panggung, Galumbang hingga Maradap, yakni masyarakat datang berbondong-bondong untuk “Menjala dan Bagagap Iwak” atau menangkap ikan yang ada di sungai.

Bupati Balangan, Abdul Hadi pada kesempatannya mengatakan sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut, karena kegiatan ini mengingatkan dengan aktivitasnya semasa kecil.

“Saya sangat senang sekali dapat kembali mengikuti tradisi ini, karena saat kecil ini menjadi kesenangan saya,” ujar Abdul Hadi.

Dia berharap, kegiatan tersebut berlangsung terus menerus sebagaimana yang sudah dilakukan selama puluhan tahun terakhir ini.

BACA JUGA :  Balangan Dongkrak Desa Perekonomian Melalui BUMDes

Sementara, panitia pelaksana, Abidin mengungkapkan bahwa kegiatan Menjala dan Bagagap Iwak merupakan tradisi turun temurun yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Inan dan sekitarnya.

Abidin berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut, dan masyarakat berkeinginan dari Pemkab Balangan bisa memberikan bantuan berupa bibit ikan dan gazebo sebagai fasilitas pendukung untuk event di tahun selanjutnya.

“Tradisi ini dilaksanakan sudah sejak puluhan tahun yang lalu. Diharapkan hal ini berlanjut dan pemerintah daerah bisa memberikan bibit ikan dan gazebo. Untuk peserta pada tahun ini dari empat desa, yaitu Desa Inan Panggung, Galumbang dan Maradap dengan jumlah 300 orang,” tutupnya. (Ald)

Baca Juga