Banjarbaru Gelar Pelatihan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pengendalian Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPMP2A) menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak yang bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Kamis (08/09/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru yang dalam hal ini wakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Puspa Kencana, Kepala DP2KBPMP2A Sri Lailana, unsur Kepolisian, unsur TNI, Camat se Kota Banjarbaru dan Lurah se Kota Banjarbaru.

Pelatihan ini diikuti oleh aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) kelurahan se Kota Banjarbaru yang terdiri dari 10 orang tiap kelurahannya.

Tujuan dilakukannya kegiatan ini sebagai upaya penguatan aktivis PATMB untuk dapat berperan aktif dalam mencegah dan mengimplementasikan perlindungan kekerasan terhadap anak di lingkungannya masing – masing.

BACA JUGA :  Fraksi gerindra Tolak TPM di awal 2021

Dalam sambutannya Wali kota Banjarbaru yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Puspa Kencana menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan memberikan pemahaman melalui kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam upaya meningkatkan pemahaman dalam rangka menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah kita ini,” ujarnya

Kemudian, Puspa Kencana juga memberikan apresiasi dan rasa bangga kepada para pemangku kepentingan dalam menghimpun para aktivis PATBM kelurahan se Kota Banjarbaru sebagai ujung tombak pencegahan dengan membangun kesadaran masyarakat dengan anti kekerasan.

BACA JUGA :  Aplikasi eHDW Efektifkan Advokasi Kader Desa

Lebih lanjut, Puspa Kencana juga berpesan agar setiap anak perlu mendapatkan perhatian penuh karena mereka akan menjadi masa depan bangsa. Sehingga keberadaan PATBM Kelurahan menjadi hal yang esensial.

“Anak perlu dijaga karena anak kita semua akan menjadi pejabat, camat/lurah dan sebagainya. Sehingga sangat penting adanya PATBM Kelurahan untuk memantau anak – anak yang ada di kelurahan,” tutupnya.

Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan dalam kurun waktu 2 hari mulai dari 7 – 8 September 2022 dan dibagi menjadi 2 sesi dengan masing-masing sesi terdiri dari 10 Kelurahan.

Narasumber untuk pelatihan ini adalah fasilitator PATBM Provinsi Kalimantan Selatan, Narasumber dari Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Wanita dan Keluarga dan Narasumber dari Lembaga Bantuan Hukum Unlam.

Baca Juga