Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjarbaru
  4. »
  5. Serangan Jantung, Ini Info Penanganan Dari RSDI Banjarbaru

Serangan Jantung, Ini Info Penanganan Dari RSDI Banjarbaru

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Serangan jantung bisa terjadi kapan saja, untuk itu Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru, memberikan beberapa langkah tindakan saat terjadi serangan jantung.

Direktur RSDI Banjarbaru dr Danny Indrawardhana MMRS, melalui Kepala Unit Humas Andri Hamidansyah menjelaskan, langkah awal yang harus dilakukan saat terjadi serangan jantung.

“Salah satunya posisikan pasien jadi setengah duduk dengan bantalp tinggi, atau tubuh bagian atas lebih tinggi 20 hingga 30 derajat,” ujarnya.

Hindari pasien untuk tidak banyak bergerak dan berbicara. Lalu, jika pasien nyeri hebat, segera berikan obat-obatan yang sesuai dengan anjuran dokter.

BACA JUGA :  Wali Kota Banjarbaru Kembali Serahkan Bantuan Sembako kepada Jurnalis

Terkahir, jika pasien mengalami gejala batuk, hal tersebut bukan berarti gejala serangan jantung. Maka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dari dokter spesialis jantung, sambil melihat laju jantung.

Sementara itu, secara umum serangan jantung adalah kondisi medis yang serius dan memerlukan tindakan segera, angkah awal penanganan serangan jantung yang dapat dilakukan:

Panggil bantuan medis:
Bantuan medis yang cepat sangat penting untuk meningkatkan kemungkinan kesembuhan dan mengurangi risiko komplikasi.

Beristirahat:
Jangan melakukan aktivitas fisik yang berat dan segera beristirahat. Jangan mengemudi atau beraktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

BACA JUGA :  SIMPENAN LAURA di Luncurkan

Cari bantuan dari orang sekitar:
Jika ada orang di sekitar Anda, mintalah bantuan mereka. Jangan merasa malu atau ragu untuk meminta bantuan.

Minum obat nitrat:
Jika sudah pernah diresepkan oleh dokter, minumlah obat nitrat seperti nitroglycerin. Obat ini dapat membantu mengurangi nyeri dada dan meningkatkan aliran darah ke jantung.

Jangan menunda-nunda:
Jangan menunda-nunda dalam mencari bantuan medis. Semakin cepat seseorang dengan serangan jantung mendapatkan perawatan medis yang tepat, semakin baik kesempatan untuk kesembuhan dan mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga