Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjar
  4. »
  5. Sekda Banjar Sambut Kunjungan DPRD Kobar

Sekda Banjar Sambut Kunjungan DPRD Kobar

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, MARTAPURA – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah M Rusdi Gozali beserta rombongan lakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kabupaten Banjar, di Aula Barakat Lantai II Martapura, Kamis (4/5/2023) pagi.

Kunker disambut hangat oleh Sekda Banjar HM Hilman didampingi Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhany dan perwakilan BPKPAD Banjar.

Ketua Komisi B DPRD Kotawaringin Barat M Rusdi Gozali menyampaikan, maksud dari kunker tersebut adalah untuk menjalin silaturrahmi sekaligus diskusi terkait optimalisasi pajak daerah mineral bukan logam di Kabupaten Banjar. Kunker ini juga akan berlanjut ke Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar terkait dengan optimalisasi pengembangan wisata religi.

BACA JUGA :  Hilman Serahkan Penghargaan PNS Banjar Kinerja Terbaik 2022

“Kami ada juga wisata religi di Kabupaten Kotawaringin Barat tetapi belum berkembang dengan baik, maka dari itu kedatangan saya bersama rombongan kesini ingin belajar bagaimana terkait upaya-upaya dari pemerintah daerah untuk pengoptimalan dari pengembangan wisata religi tersebut,” ungkapnya.

Sementara Sekda Banjar HM Hilman menjelaskan, dalam kunker ini dilakukan diskusi terkait optimalisasi strategi pemungutan pajak daerah tentang galian C.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Raih WTP Ke-11 Kalinya, Wabup: Berkat Kerja Tulus dan Ikhlas Semua SKPD

Dikatakan, kendala yang sama dihadapi Pemkab Kotawaringin Barat dan Pemkab Banjar, yakni harga satuan objek pajak yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi. Begitu diterapkan ke daerah ternyata terlalu tinggi dan akan berdampak pada investasi sektor pertambangan galian C yang ada didaerah.

”Inilah yang didiskusikan sebagai dasar untuk bisa menyesuaikan agar investasi disektor pertambangan tetap masuk dan berjalan di wilayah masing-masing,” tutupnya.

 

Baca Juga