Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjarbaru
  4. »
  5. Wawali Kota Banjarbaru Buka Rakoor Panitia LPTQ Kalsel

Wawali Kota Banjarbaru Buka Rakoor Panitia LPTQ Kalsel

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Rapat Koordinasi Panitia Daerah Lomba Pembacaan Tilawah Al-Qur’an (LPTQ) se-Kalimantan Selatan Tahun 2023 secara resmi dibuka hari ini di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru, Kamis (06/07/2023).

Acara ini dihadiri oleh para perwakilan panitia LPTQ dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Rapat koordinasi ini merupakan tahapan penting dalam persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi yang akan berlangsung selama sembilan hari, dari tanggal 20 Juli hingga 28 Juli 2023 di Kota Banjarbaru. Dalam rapat ini, para panitia berdiskusi mengenai, menyepakati rencana, serta membahas berbagai aspek yang terkait dengan penyelenggaraan MTQ.

BACA JUGA :  Hanif Pimpin Penanaman di Forest City

Dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru namun dikarenakan kesibukan yang lain kemudian digantikan oleh Asisten II Puspa Kencana, Ia menekankan perlunya kerja sama yang baik dengan pihak-pihak terkait, seperti instansi pemerintah, lembaga agama, dan komunitas masyarakat setempat.

“Kita harus menyinkronkan seluruh kinerja agar terwujud program kerja yang aplikatif sebagai aksi nyata dalam meningkatkan kinerja LPTQ semakin kontributif untuk pengembangan akhlak manusia,” ungkapnya.

Lanjutnya Puspa menegaskan bahwa Kota Banjarbaru telah matang dalam merencanakan penyelenggaraan MTQ di Kota Banjabaru serta telah siap menyambut peserta yang datang untuk menjadi agar menjadi juara-juara terbaik.

BACA JUGA :  Kendalikan Inflasi 2023, Banjarbaru Hadiri Rakor Bersama Mendagri Via Daring

“Dalam persiapan menjadi tuan rumah MTQ se-Kalimantan Selatan, Banjarbaru telah siap sepenuhnya,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi kesempatan bagi panitia daerah LPTQ untuk menjalin hubungan baik dengan para tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum. Mereka akan mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung dan mempromosikan nilai-nilai keagamaan serta tradisi membaca Al-Qur’an di Kalimantan Selatan.

Baca Juga