Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Jalan Penghubung 19 Desa di Aluh-Aluh Tak Nyaman Dilewati

Jalan Penghubung 19 Desa di Aluh-Aluh Tak Nyaman Dilewati

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA – Warga dan pengguna jalan keluhkan jalan penghubung 19 desa di Kecamatan Aluh Aluh, Kabupaten Banjar, karena kondisinya masih belum nyaman untuk di lewati, Rabu (26/7/2023).

Kondisi jalan yang dikeluhkan tersebut adalah Jalan Inpres, Desa Bunipah, dan Desa Simpang Warga. Sebagian jalan di beberapa desa itu sebagian tidak rata atau berbatu dan masih belum di aspal.

Dari pantauan dilapangan, kondisi jalan di Desa Bunipah, sampai dengan Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, sebagian ruas jalan masih ada yang belum diaspal, dan jalan dipenuhi batu lepas, pasir dan kerikil yang dapat membahayakan keselamatan pengendara.

BACA JUGA :  Tahun ini Serahkan Alat Setrum, 2019 Diganti Alat Tangkap Ikan

Dari informasi yang didapatkan, bebatuan dan pasir putih tersebut digunakan untuk mempertinggi ruas jalan, yang sebelumnya jalan tersebut menjadi langganan banjir yang cukup dalam.

Salah satu warga Desa Simpang Warga, Niah, yang setiap hari melintasi jalan itu mengeluhkan kondisinya yang sangat bergelombang.

“Sudah beberapa bulan jalan di sini (Desa Bunipah dan Desa Simpang Warga) kondisinya seperti ini, tentu saja tidak nyaman untuk dilintasi, karena sebagian jalan masih ada yang didominasi bebatuan bahkan,” ujar Niah.

Terlebih, lanjut Niah, saat hujan kondisi jalan tersebut akan menjadi sangat licin untuk dilintasinya.

BACA JUGA :  Masjid Syi’arul Islam Siap Sambut Para Jamaah Haul.

“Bahkan, kalau saya mau membawa orang tua saya berobat, selesai hujan saya akan lebih memikirkannya, karena khawatir melintasi jalan yang licin tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Pembakal Desa Bunipah, Sata, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa jalan bebatuan didesanya tersebut, bertujuan untuk meninggikan badan jalan agar tidak terendam banjir lagi saat tinggi air sungai naik.

“Peninggian jalan ini sudah dikerjakan selama 11 bulan yang lalu, oleh PUPRP Banjar, namun sampai saat ini belum ada kabar kapan mereka akan melakukan perataan dan pengaspalan jalan, semoga secepatnya bisa dilaksanakan demi kenyamanan pengendara dan warga disini” tutup Pembakal Sata.

Baca Juga