Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. bappedalitbang
  4. »
  5. Bappedalitbang Banjar Laksanakan Monitoring Evaluasi Kinerja

Bappedalitbang Banjar Laksanakan Monitoring Evaluasi Kinerja

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA  – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar melaksanakan Monitoring Evaluasi Kinerja untuk sembilan SKPD mitra Bidang Pemerintahan, Kamis (27/7/2023) siang.

Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Kabupaten Banjar Dedi Nurmadi SIP, didampingi Kasubbid Pemerintahan Rusdian Noor SE, dihadiri oleh seluruh Kasubag Perencanaan dan Keuangan beserta Operator dari sembilan SKPD mitra.

Sebelumnya, Bidang Pemerintahan Pembangunan Manusia telah melaksanakan monitoring dengan Pemerintah Kecamatan.

Dedi Nurmadi menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk evaluasi terhadap kinerja sembilan SKPD TA 2023 sampai dengan triwulan II sesuai dengan yang tercantum pada aplikasi Sistem Monitoring Pengendalian dan Evaluasi (Simondalev) pada menu E-Monev dan E-Sakip.

BACA JUGA :  25.813 KPM di Banjar Terima Bantuan Beras dari Pemerintah

Dedi menambahkan mengenai evaluasi terhadap kinerja 9 SKPD TA 2023 sampai dengan triwulan II sesuai dengan hasil monitoring dan evaluasi realisasi fisik & keuangan, indikator keluaran serta keterisian data pada menu e-Monev sampai dengan Juni 2023 dan menu E-Sakip Triwulan II.

“Dan mengenai progres entry data yang telah dilakukan oleh operator di SKPD pada Simondalev yang mana masih terdapat beberapa SKPD di lingkup Kabupaten Banjar yang belum melakukan update data secara keseluruhan pada SIMONDALEV pada menu E-Monev dan E-Sakip yang seharusnya dilakukan setiap bulannya paling lambat tanggal 5 di setiap bulannya,” jelas dia.

BACA JUGA :  Bappedalitbang Martapura Gelar FGD: Pembaruan Data Perencanaan Pembangunan Menyusul Kenaikan IPM Kabupaten Banjar

Rusdian menjelaskan bahwa ada beberapa permasalahan yang sering muncul dalam penginputan data dimaksud diantaranya realisasi keuangan yang masih tidak sesuai dengan target yang telah disusun.

Dikarenakan terhambatnya proses pencairan dana dan penggunaan beberapa aplikasi, realisasi pekerjaan (fisik) yang belum terisi sehingga mencerminkan tidak terlaksananyan sub kegiatan.

Kemudian tahapan pekerjaan yang belum diinput oleh beberapa SKPD, faktor pendukung dan penghambat yang belum diisi atau belum sinkron dengan realisasi fisik dan keuangan, belum dilakukan upload dokumen pada kegiatan yang telah dilaksanakan, masih terdapat beberapa SKPD yang belum melakukan update data pada menu E-Sakip

Baca Juga