Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Tanah Bumbu
  4. »
  5. Bahas Menara Diskominfo SP Tanbu Terima Kunker Komisi III DPRD…

Bahas Menara Diskominfo SP Tanbu Terima Kunker Komisi III DPRD Tapin

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BATULICIN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapin bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tapin melakukan kunjungan kerja ke Diskominfo SP Kabupaten Tanbu pada Jumat, (18/8) 

Kegiatan tersebut membahas pembangunan menara telekomunikasi di wilayah titik kosong sinyal komunikasi yang penting.

Dalam kunjungan kerja ini, rombongan terdiri dari 20 orang. Komisi III DPRD Tapin dipimpin oleh Ketua Komisi, H. Rajudinnor, serta Plt Kepala Dinas Kominfo Tapin, Haris Faridi, mereka diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Tanbu, Efrin, dan tiga Kepala Bidang Diskominfo.

Rajudinnor menyampaikan, Kunjungan kerja ini memiliki signifikansi yang sangat penting bagi Kabupaten Tapin. 

BACA JUGA :  Jembatan Darurat Desa Lasung , Warga Satiung Tak Terisolir.

“Kami berharap mendapat masukan berharga, khususnya tentang akses media agar optimal di masa mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, H. Rajudinnor menambahkan, Dia juga berharap agar daerah-daerah terpencil di Kabupaten Tapin dapat segera mendapatkan akses jaringan internet. 

“Permasalahan blank spot dalam sinyal komunikasi telah menjadi fokus perjuangan, dan kami ingin mencari solusi serta dukungan agar akses internet dapat terperoleh dengan baik,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang E-Government Rini Wahyu Setianingsih dari Diskominfo SP Kabupaten Tanbu merasa bangga dan mengapresiasi kunjungan dari delegasi DPRD Tapin. Dia berharap kerja sama dan komunikasi yang baik terjalin antara Kabupaten Tapin dan Tanbu ke depan.

BACA JUGA :  BLK Tanbu dan RIK Bersepakat, Siap Lahirkan Tenaga Profesional

Pembangunan menara telekomunikasi di wilayah blank spot menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama di daerah terpencil, dapat mengakses sinyal komunikasi dan jaringan internet secara merata. 

Kunker ini menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama yang erat dalam upaya mengatasi tantangan komunikasi di wilayah-wilayah yang selama ini minim akses, melalui kolaborasi ini, akses informasi dan komunikasi dapat meningkat secara substansial, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial di kedua kabupaten tersebut. (MHL)

Baca Juga