Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjar
  4. »
  5. APBN 2024: Kabupaten Banjar Raih Alokasi Transfer Rp2,18 Triliun

APBN 2024: Kabupaten Banjar Raih Alokasi Transfer Rp2,18 Triliun

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU – Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, menerima Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2024 di Gedung Idham Chalid Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat (1/12/2023) pagi. Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, secara resmi menyerahkan daftar alokasi transfer kepada 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Paman Birin, panggilan akrab Gubernur Kalsel, menyampaikan bahwa APBN 2024 untuk Kalsel terdiri dari Dipa Kementrian/lembaga sebesar 8,69 triliun, dan Dana Transfer ke Daerah sebesar 29,09 triliun. Kabupaten Banjar menerima alokasi transfer ke daerah (TKD) tahun anggaran 2024 sebesar Rp. 2,18 triliun.

BACA JUGA :  Diburu Sampai ke Tapin, Pelarian Ayah - Anak Pelaku Pengeroyokan Berhasil Ditangkap

“Diharapkan keseluruhan dana tersebut dapat segera berjalan, tepat sasaran, dan tepat waktu sesuai tugas pokok masing-masing. Saya mengajak kita semua untuk menempatkan APBN sebagai instrumen penting demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Paman Birin.

Pentingnya optimalisasi penyerapan anggaran pada awal tahun 2024 menjadi perhatian khusus, dengan pesan untuk segera melakukan langkah-langkah tersebut. “Pengesahan anggaran pendapatan dan belanja desa paling lambat triwulan 1 2024, akselerasi pelaksanaan DAK fisik melalui penyelesaian kontrak di triwulan I. Peningkatan realisasi penyaluran DAU untuk pembayaran belanja pegawai bagi PPPK,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Membuka Rakoor, Fokus Penguatan Pengetahuan Program GITAKU

Kegiatan ini juga menandai penyerahan sejumlah piagam penghargaan kepada kinerja terbaik pelaksanaan anggaran k/l, Pemda kinerja terbaik penyaluran dana desa dan DAK fisik, serta KPPN kinerja terbaik penyaluran TKD. Acara diakhiri dengan peluncuran aplikasi “Sijaya Unik,” aplikasi khusus untuk mendukung kinerja pelaksanaan anggaran di wilayah Kalsel.

Baca Juga