Sabtu, April 5, 2025
BerandabappedalitbangBappedalitbang Banjar Sebagai Narasumber di Talk Show Milenial Agricultural Forum

Bappedalitbang Banjar Sebagai Narasumber di Talk Show Milenial Agricultural Forum

headline9.com, SIMPANG EMPAT – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan melalui Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam turut serta sebagai narasumber dalam acara Talk Show Milenial Agricultural Forum (MAF) yang diselenggarakan di Pusat Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Patra Mandiri Desa III A, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Rabu (6/12/2023).

Dalam rangka percepatan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS) PPIU Kalimantan Selatan Tahun 2023 oleh SMK PP Negeri Banjarbaru, Talk Show Milenial Agricultural Forum (MAF) dengan tema “Tani Ukur” diadakan secara daring maupun tatap muka.

Acara ini dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Angga, dengan menghadirkan narasumber seperti Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Dedi Nurmadi; TPKAD Setda Banjar, Normadiah; Offtaker dan P4S Patra Mandiri, Misrani; Local Champion Penerima Manfaat Program YESS, Saukani; dan Koordinator BBP, Rifani, dengan peserta Petani Milenial.

BACA JUGA :  Kabupaten Banjar Tetapkan Lokus Intervensi Stunting untuk 2025

Dedi Nurmadi menjelaskan peran Pemerintah Daerah dalam menciptakan, memfasilitasi, dan menjadi koordinator kebijakan untuk mendukung usaha pertanian di Kabupaten Banjar. Sebanyak 15% pendapatan Kabupaten Banjar berasal dari sektor pertanian. Melalui program YESS, Pemerintah Daerah bersama stakeholder terkait berupaya memberikan perhatian kepada para petani muda dan kaum milenial. Tujuannya adalah mengembangkan potensi mereka, agar lebih produktif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi serta selalu kreatif dan inovatif.

Di tingkat Kabupaten Banjar, terdapat program “Batumbang Manis” (Banjar Tumbuh Kembangkan Petani yang Maju, Mandiri dan Agamis) yang mendorong pertukaran informasi mengenai peluang usaha, kendala yang dihadapi di lapangan, serta pembicaraan mengenai permodalan. Normadiah dari TPKAD Setda Banjar menyampaikan program “Kurma Manis” dengan persyaratan yang mudah, seperti memiliki usaha minimal selama enam bulan, bunga 0%, dan rekomendasi dari dinas terkait.

BACA JUGA :  Bappedalitbang Banjar Gelar FGD Evaluasi Pembangunan Kawasan Pedesaan Prioritas

“Misrani dari Gapoktan Kayuh Baimbai berfokus pada budidaya pertanian perkebunan dan hortikultura. Untuk pemasaran, kami sudah bergabung ke BIPRIDA dan KIP (Kelembagaan Pemasaran),” ungkap Misrani. Kegiatan sektor pertanian diharapkan tetap tumbuh dan berkembang ke depannya dengan dukungan kelembagaan yang telah dibentuk, sehingga dapat terus berdiskusi, baik dari aspek kendala di lapangan maupun aspek pemasaran. Dalam hal Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP), diharapkan perusahaan dapat memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada petani yang tergabung dalam kelompok. (BAPPEDALITBANG)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular