Kamis, April 3, 2025
BerandaKalselBertahun-tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Ruas Jalan Irigasi Gambut Sudah Makan Korban

Bertahun-tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Ruas Jalan Irigasi Gambut Sudah Makan Korban

Headline9.com, GAMBUT – Ruas Jalan Irigasi menuju Malintang Baru, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, kondisinya memprihatikan. Parahnya lagi, akibat kerusakan itu sudah memakan korban.

Ironis memang, jalan yang ternyata merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalsel itu belum tersentuh perbaikan. Meskipun kerusakan itu hanya di beberapa titik namun dampaknya ternyata cukup menjadi keluhan warga bertahun-tahun.

Ketua RT 15, Kelurahan Gambut, Helman Ansari, mengatakan, selama hampir diberikan kepercayaan sebagai pemangku kepentingan warga. Dirinya mengungkap, ruas Jalan Irigasi belum pernah tersentuh perbaikan sebaliknya rehabilitasi.

“Selama saya menjabat ini sudah 5 tahun lebih. Sampai itu, belum juga diperbaiki,” ujar dia saat dijumpai di rumahnya, Senin (18/12) siang.

Kondisi kerusakan ruas Jalan Irigasi – Malintang, di RT 13 – RT 15, Kelurahan Gambut, Kabupaten Banjar. (Foto : Riswan/headline9.com)

Dirinya menerangkan, selama 4 tahun lebih pengendara lain dan warga sekitar terpaksa harus merasakan fasilitas jalan rusak tersebut.”Saat reses anggota DPRD Kalsel sempat kami suarakan kalau jalan yang masuk di RT 13 dan RT 15 sudah banyak rusak. Diakuinya ternyata jalan tersebut benar merupakan kewenangan provinsi, namun sampai sekarang belum terealisasi,” cetusnya.

Terpantau seluruh struktur jalan sudah banyak yang retak sehingga membuat kesulitan pengendara. Ditambah, aspalnya juga sebagian hancur. Kondisinya pun juga sudah ada yang bergelombang, belum lagi ada yang rusak dan berlubang.

BACA JUGA :  Kontes Durian Tanggal 23 Januari 2019 di Mandikapau Barat

Atas kegelisahan tersebut, warga sekitar sempat melakukan urunan untuk membeli semen dengan harapan permasalahan jalan ini teratasi.

“Mulai dari Toko Zainal (RT 13) sampai Toko Madina (RT 15) itu jalannya rusak. Kalau Malintang Baru meski bukan kewenangan wilayah kami tetap perlu diperhatikan,” beber Helman.

Masalah ini tak hanya dirasakan warga Kelurahan Gambut. Serupa juga dialami masyarakat Desa Malintang yang merupakan jalan satu jurusan.

Warga Desa Malintang Baru, Muklis, mengungkapkan, memang selama bertahun-tahun jalan yang merupakan kewenangan Dinas PUPR Kalsel diakuinya belum sama sekali tersetuh perbaikan.

“Mobil bimpernya rendah itu kalau lewat pasti nyangkut. Kadang, sering melihat kendaraan roda empat melakukan rem mendadak,” ucapnya.

“Sering terjadi macet karena banyak pengendara memakai jalan yang harusnya bukan hak pengendara lain untuk melintas,” ungkap Muklis.

Membahayakan lagi, saat terjadinya hujan lebat di lokasi yang justru membuat genangan air di jalan berlubang itu merugikan sejumlah pengendara. Bahkan, sering melihat mereka hampir terjatuh.

BACA JUGA :  Polisi Musnahkan 4239 Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin

“Apalagi pas hujan, pengendara sering sekali kecipratan air bekas genangan entah dari mobil atau pun kendaraan. Terus pengendara yang awam tak tahu jalannya ada lubak (lubang-red) ternyata lumayan dalam bila terperosok,” ucap dia

Terbaru, Muklis, kala itu juga sempat menyaksikan kecelakaan tunggal hingga adu banteng antara pengendara dengan roda empat hanya karena menghindari jalan rusak tersebut.

“Pokoknya sering terjadi kecelakaan bahkan sudah ada yang meninggal dunia,” ungkapnya.

“Intinya kami dari warga desa sini ingin segera ditindaklanjuti sebelum bertambah parah. Karena kita ketahui ini merupakan jalan umum,” mintanya.

Jika dilihat, mulai dari Jalan Irigasi menuju Desa Kayu Bawang hingga Malintang Baru, rata-rata kondisinya terbilang sangat perlu mendapat perbaikan.

Ditambah lagi, beberapa titik jalan sudah ada yang mengalami penurunan tanah sehingga membuat ketimpangan antara lanjur kiri dan kanan.

Reporter : Riswan Surya
Editor : Nasrullah

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular