Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Uncategorized
  4. »
  5. Jelang Ramadhan, Pemkab Kapuas Kembali Gelar Pasar Murah

Jelang Ramadhan, Pemkab Kapuas Kembali Gelar Pasar Murah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, KUALA KAPUAS – Pemerintah Daerah melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Kapuas kembali menggelar pasar murah menjelang bulan ramadhan dalam upaya mengantisipasi terjadi inflasi.

Kegiatan pasar murah yang berlangsung di halam kantor Disdagperinkop UMKM di buka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Erlin Hardi, ST didampingi Pj Ketua TP PKK Ny Agustina Sri Rejeki Erlin Hardi. Turut hadir Sekertaris Daerah (Sekda) Kapuas Drs Septedy, M.Si didampingi Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Apendi SKM.MM, Jum’at (1/3/2024).

BACA JUGA :  Sertijab, Bupati OI Ingatkan 5 Janjinya

Dalam sambutan Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan kegiatan rutin pemerintah daerah dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan harga sembako dan harga ayam yang berdampak pada terjadinya inflasi.

“Pasar murah merupakan upaya kita mengantisipasi terjadinya kenaikan harga sembako yang mengakibatkan inflasi,” katanya.

Erlin Hardi mengharapkan agar beberapa produk yang mengalami kenaikan dengan adanya kegiatan ini bisa stabil. Sehingga nanti masyarakat bisa membeli kebutuhan – kebutuhan yang lain,” ujar Erlin.

BACA JUGA :  Mantapkan Persiapan Hari Pahlawan Pemkab Tanbu Gelar Rapat

“Pasar murah ini di peruntukan bagi warga ekonomi menengah kebawa dengan harga terjangkau tentu di subsidi dari pemerintah daerah.

Sementara Kepala Dinas Perdagperinkop UMKM Apendi dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan bahan pokok di momentum Ramadhan yang selalu terjadi.

“Pasar murah ini di laksanakan meantisipasi akan terjadi kenaikan harga sembako dan harga ayam. Untuk itu pihaknya telah bekerja sama dengan Bulog, dan instansi terkait lainnya,” demikian Apendi.

Baca Juga