Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Bupati Banjar Siap Panggil Kadinsos P3AP2KB Pasca Walk Out di…

Bupati Banjar Siap Panggil Kadinsos P3AP2KB Pasca Walk Out di RDP, Saidi Mansyur: Kita Dalami Masalah Ini..

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur, secara terang-terangan bakal memanggil Kepala Dinsos P3AP2KB, Dian Marliana, pasca walk out dalam gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan bersama legislatif di Gedung DPRD Kabupaten Banjar, pada Rabu (29/5/2024) kemarin.

Pernyataan tersebut disampaikannya selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) saat mendapat desakan dari 45 anggota legislatif, pada saat gelaran Rapat Paripurna, Jumat (31/5/2024) sore.

“Siapapun melakukan hal-hal yang tentunya berkaitan dengan etik kesiplinan pasti diberikan sanksi,” ujarnya,

Kendati demikian, ia menyampaikan, Tim Penilai Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) terlebih dahulu akan mendalami permasalahan tersebut. Apakah terbukti melanggar baik etik atau kedisiplinan.

“Ya kita panggil. Sesuai mekanisme, kami akan tindaklanjuti perihal tersebut melalui tim yang melibatkan inspektorat dan BPKSDM, apakah nanti akan diberikan sanksi berat, ringan, sedang nanti tergabtung tim PPK,” bebernya.

Atas kejadian kemarin, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora, meminta dengan tegas kepada Kepala Dinsos P3AP2KB, Dian Marliana, untuk memohon maaf secara langsung kepada lembaga DPRD setempat perihal tingkah laku yang tak pantas sebagai pejabat SKPD.

BACA JUGA :  Tutup Jalan Tambang, Warga Tewas Dikeroyok Dengan Senpi di Desa Mangkauk

“Ini tidak dapat dicontoh selaku kepala dinas. Pada gelaran kemarin, kami bertanya sesuai hak mewakili konstituen tetapi malah meninggal tempat. Itulah yang membuat kami merasa tersinggung dan dilecehkan,” ungkap politisi Gerindra tersebut.

Ia juga meminta, agar Bupati Banjar H Saidi Mansyur untuk menidak tegas. Kalau perlu, mencopot Dian Marliana sebagai Kadinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.

“Kalau itu tak dilaksanakan, kami dari DPRD setempat akan melakukan upaya kami sebagai lembaga politik untuk menggunakan hak politis dan meminta hak angket atau Pansus mencopot jabatannya sebagai kadinsos karena memang tidak sangat beretika,” paparnya.

Tentu, ini juga menjadi contoh bagi kepala SKPD lain untuk sama-sama saling menghargai termasuk jalannya pelaksanaan rapat di DPRD Kabupaten Banjar.

BACA JUGA :  Belum Ada Kebijakan Pengurangan Retribusi IMB

“Bukan pribadi saya yang bertanya seperti itu. Tetapi, fungsi dan tanggungjawab kami. Termasuk, kewenangan dan penganggaran kami melakukan tidak lebih dari itu,” tutupnya.

Seperti diberitakan headline9.com sebelumnya, Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar, Dian Marliana, walk out alias keluar dari ruang rapat karena merasa tersudutkan dan tertekan karena dicecar berbagai macam pertanyaan oleh Komisi II dan IV. Meski kala itu, Dian sudah memberikan berbagai penjelasan dan klarifikasi terkait penggunaan anggaran penanganan stunting tahun 2023 – 2024 sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Merasa tersinggung atas sikap Kadinsos, 45 orang dari legislatif akan melakukan hak politisnya dan menyampaikan perihal ini ke pimpinan DPRD Kabupaten Banjar.

Reporter : Riswan Surya
Editor : Nashrullah

Baca Juga