Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Target Guru Khalil, Pada 2020 Banjar Miliki Mall Pelayanan

Target Guru Khalil, Pada 2020 Banjar Miliki Mall Pelayanan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM,MARTAPURA-Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bappeda Litbang menggelar Musrembang RKPD Kabupaten Banjar Tahun 2020 pada Kamis (04/04) di salah satu Hotel yang ada di Banjarbaru.

Kegiatan tersebut bertemakan percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk pertumbuhan ekonomi berkualitas.

Bupati Banjar H Khalilurahman mengatakan,bahwa Musrenbang dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun 2020 merupakan momentum yang penting, karena memasuki tahun kelima atau tahun akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banjar.

“Sejalan dengan hal tersebut, kita harus memperhatikan dan memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan percepatan pembangunan dalam mendukung pencapaian visi pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Banjar, yaitu: “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Banjar Yang Sejahtera dan Barokah,”Tuturnya

Dikatakan pria yang akrab disapa Guru Khalil itu, Dalam mendukung upaya tersebut, maka perlu meletakkan tujuan dan sasaran jangka menengah nasional dengan tujuan dan sasaran jangka menengah daerah sebagai dasar di dalam membangun tujuan dan sasaran jangka pendek atau tahunan.WhatsApp Image 2019 04 04 at 13.18.26

“Untuk itu di dalam menyusun perencanaan harus tercipta keselarasan antara rencana pembangunan di tingkat nasional yang tertuang dalam RKP Tahun 2020, serta di tingkat provinsi yang tertuang dalam RKPD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2020. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,”Katanya

BACA JUGA :  Bakti Sosial SMSI Bikin Warga Tersenyum

Ditambahkannya, Saat ini sudah memasuki dinamika pembangunan yang semakin kompleks, permasalahan pembangunan juga semakin rumit. Hal ini menjadi tantangan bagi Kabupaten Banjar untuk menjadi lebih maju dalam meningkatkan kinerja pembangunan melalui pengembangan perekonomian daerah, membangun sektor-sektor unggul, serta mengoptimalkan sumberdaya lokal secara lebih optimal.

Bercermin dari hal tersebut diperlukan pemikiran dan pemahaman yang positif dalam membangun konsep dan strategi pembangunan secara lebih terarah, terpadu, serta bersinergi antar sektor.

“perlu saya sampaikan bahwa sebuah kegiatan pembangunan yang dilaksanakan saat ini tidak hanya diampu oleh satu sektor saja, melainkan harus dibuka pemahaman bahwa pembangunan perlu memberikan peran dan keterlibatan sektor lain khususnya untuk program dan kegiatan yang menjadi prioritas, sehingga saya meminta kepada TAPD dan para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk saling berkoordinasi, saling berdiskusi, saling sharing pendapat, serta dapat memilah kegiatan mana saja yang membutuhkan bantuan dan keterlibatan sektor atau dari SKPD lain, agar integrasi pembangunan dapat berjalan secara lebih optimal,”Tambahnya

BACA JUGA :  Ekspose Penyusunan Standar Harga Barang dan Jasa

 

Guru Khalil juga meminta, agar pada tahun 2020 Mall Pelayanan Publik sudah harus ada di Kabupaten Banjar. karena menurutnya mall pelayanan publik itu manfaatnya sangat banyak untuk masyarakat.

Sementara Kepala Bappelitbangda Tantri Nerindra mengatakan, terkait pelayanan publik dri isu strategis yang kita gali memang arah pembangunan kabupaten banjar menuju ke sektor jasa. Sehigga jika sudah ke sektor jasa yang harus disiapkan pemerintah kabupaten banjar adalah abagaiman memberikan pelayanan publik.

“nanti akan kita coba kaji lebih lanjut bagaiman tentang mall pelayanan publik, tapi sementara hipotis awal menurut saya ini sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Kita liat nanti insya allah 2020,”Ucapnya

Dikatakan Tantri, Kabupaten Banjar adalah pembangunan yang inklusif, pemangunan yang tidak sekedar mengejar semata-mata pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

“kita pertumbuhan ekonopmi terus meningkat, tetapi kita tetap pro pertumbuhan, tetap pro bagaiman meningkatkan turunnya tingkat kemiskinan, dan bagaimana menyediakan lapangan pekerjaan.

jadi saat ini kabupaten banjar pertumbuhan perekonomian meningkat. tingkat perekonomia kita nomor 1 paling rendah sekalimantan selatan itulah pembangunan yang inklusif. Semoga nanti terus kita genjot pembangunan di 2020,”ungkapnya

Penulis : Muhammad Sairi

Baca Juga