Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar
  4. »
  5. Perpustakaan Desa, Wadah Belajar dan Pusat Kegiatan Masyarakat

Perpustakaan Desa, Wadah Belajar dan Pusat Kegiatan Masyarakat

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA-Sebanyak 277 Desa 12 Kelurahan di Kabupaten Banjar diminta memanfaatkan dana desa dan dana kelurahan untuk memiliki perpustakaan desa. Dapat menjadi pusat belajar dan berkegiatan masyarakat setempat.

Hal itu Ditekankan oleh Bupati Banjar, H Khalilurrahman melalui Penjabat Sekda Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana pada Peringatan Hari Buku dan Hari Kearsipan Nasional di halaman Pemkab Banjar, pada Senin (13/05) pagi.

I Gusti Nyoman Yudiana juga menyampaikan pesan Bupati. Bahwa dengan adanya perpustakaan desa atau kelurahan dapat mengurangi kemiskinan informasi. Pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Sejalan pula dengan kebijakan nasional yang menjadikan urusan perpustakaan ke dalam prioritas nasional dengan program prioritas Budaya Literasi.

Dirinya mengingatkan bahwa sesuai dengan Undang-undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2012, tentang pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 tahun 2009. Maka setiap SKPD sebagai pencipta arsip wajib melaksanakan pengelolaan arsip dinamis melalui pengolah dan unit kearsipan di masing-masing SKPD.

“Sangat membanggakan, tahun ini Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia telah melakukan audit kearsipan terhadap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai lembaga kearsipan daerah, dan telah berhasil masuk enam besar Lembaga Kearsipan Terbaik Nasional,” katanya.

BACA JUGA :  Kenalkan MPASI ke Kaum Ibu Desa Mangkauk Pengaron

Selain itu Nyoman berharap, capaian keberhasilan ini dijadikan semangat agar terus meningkatkan pengelolaan kearsipan. Kepada seluruh kepala SKPD supaya memberi perhatian lebih terhadap pengelolaan kearsipan, karena arsip adalah sumber informasi autentik dan terpercaya.

“Mari bersama-sama meningkatkan minat baca dimasyarakat, yang dimulai dari diri sendiri, dengan membaca akan mengurangi kemiskinan informasi, akan meningkatkan pendidikan, kesehatan dan dapat mengembangkan ekonomi di masyarakat,” tambahnya.

Seusai apel peringatan Hari Buku dan Hari Kearsipan Nasional, I Gusti Nyoman Yudiana menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Bercerita tingkat Provinsi Kalsel dan pemenang lomba perpustakaan desa tingkat Kabupaten Banjar.

Pemenang lomba perpustakaan desa tingkat Kabupaten Banjar juara pertama diraih Perpustakaan Istiqamah Desa Dalam Pagar Ulu, juara kedua perpustakaan Desa Keliling Benteng Ulu Martapura dan juara ketiga perpustakaan Kita Desa Sela makmur Beruntung Baru .

Bendahara Perpustakaan Istiqamah Desa Dalam Pagar Ulu, Munawarah mengatakan, pihaknya menggelar berbagai kegiatan di perpustakaan. Mulai dari les pendidikan komputer yang diikuti anak sekolah paket dan umum, les menjahit, kaligrafi yang mana setiap harinya secara bergantian.

BACA JUGA :  Bupati Harap KNPI Bersinergi Bangun Kabupaten Banjar

“Koleksi buku ada sekitar 1.500 buku dan berharap tahun ini akan bertambah,” katanya.

Sementara Pengelola perpustakaan Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Ahmad Mawardi mengatakan, program-program yang selama ini dijalankan adalah mengembangkan perpustakaan di masyarakat. Membuka bimbingan belajar, menyediakan sarana dan prasarana pendukung lainnya, seperti komputer.

“Bersyukur perpustakaan desa kami ini meraih juara dua. Dibangun sejak 2015 lalu sampai sekarang, ada koleksi sekitar 400 judul buku, ruangan yang memadai dan ke depan akan terus meningkatkan perpustakaan desa guna menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat terhadap perpustakaan,” katanya.

Selain itu, Pengelola perpustakaan di Desa Sela Makmur, Beruntung Baru, A Zaidani mengatakan, pihaknya mempunyai program jangka panjang. Saat ini aktivitas di perpustakaan yang berdiri sejak 2017 lalu itu ada bimbingan belajar, dan les komputer.

Penulis Muhammad Sairi
Editor MA Syafi’i

Baca Juga