Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Larangan Baladuman Meriam Karbit Malam Lebaran Mulai Dipasang

Larangan Baladuman Meriam Karbit Malam Lebaran Mulai Dipasang

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

 

HEADLINE9.COM, MARTAPURA-Kebiasaan masyarakat Desa Keramat, Pekauman Ulu, Desa Melayu, dan Desa Telok Selong setiap malam lebaran membunyikan Mariam karbit dimalam Idul Fitri nampaknya tak akan terjadi lagi. Pasalnya himbauan dan sosialisasi larangan untuk membunyikan Mariam karbit selama bulan Ramadhan serta malam idul fitri telah dilakukan oleh pihak Polsek Martapura Timur.

Dikatakan oleh Kapolsek Martapura Timur IPDA Suradi yang ditemui Headline9.com pada Selasa (14/05) di kantornya menuturkan, dari awal ramdhan dirinya beserta anggotanya rutin melakukan sosialisai dengan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat, guna mencegah membunyikan Mariam pada saat malam lebaran dan hari idul fitri.

BACA JUGA :  Resahkan Pedagang KWK, Satpol PP Banjar Akan Tertibkan Anak Punk

“intinya supaya tidak ada lagi bunyi-bunyian atau Mariam seperti tahun sebelumnya, karena sudah 2 tahun tidak ada bunyi-bunyian dan hasilnya juga aman, tenang. Semoga tahun ini tidak ada juga yang membunyikan Mariam,” ucapnya

Dikatan Suradi, selain tokoh-tokoh mansyarakat, para Kepala Desa juga komitmen mendukung larangan membunyikan mariam karbit selama Ramadhan dan menyongsong lebaran.

“Selain sosialisasi secara langsung, kita juga membuat himbauan berupa spanduk yang berisikan larangan untuk membunyikan masriam karbit,” katanya

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Ikuti Rakornas Protokol Kesehatan

Ditambahkan Suradi, sebagian pipa atau besi mariam saat ini terbilang berkurang, hal itu karena kesadaran masyarakat yang tidak ingin membunyikan mariam lagi. Dan mereka memilih  menjual besi mariam.

“insya allah aman malamlebaran ini, tidak ada bunyi-bunyian mariam lagi yang dapat mengganggu masyarakat. Dan kita dibantu polres selalu rutin melakukan patrol,” pungkasnya.

Penulis          Sairi Muhammad

Editor           MA Syafi’i

Baca Juga