Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Buat Video Profil untuk Panti Asuhan

Buat Video Profil untuk Panti Asuhan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar siap membantu pengembangan keterampilan anak panti asuhan. Terutama berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan komputer.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM. Farid Soufian, saat berkunjung dan memberikan bantuan kepada Panti Asuhan Al Irsyad Desa Sungai Tuan Kecamatan Astambul, Rabu (29/5) tadi.
Farid Soufian mengatakan, penghuni panti asuhan juga perlu dibekali keterampilan dalam mengoperasikan komputer. Kelak, mereka terbiasa ketika sudah memasuki dunia kerja.
“Kita bisa beri latihan untuk pembuatan website misalnya tentang program animasi dan grafis,” imbuh Farid Soufian
Pada kunjungan ke Panti Asuhan Al Irsyad yang juga Satu kompleks dengan lembaga Pendidikan mulai tk Ibtidaiah, Madrasah, tsanawiyah dan Aliah. Farid Soufian beserta jajaran Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, menyerahkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok untuk penghuni panti. Bahkan dia berkeinginan untuk membuatkan video profil panti asuhan tersebut, agar bisa disosialisasikan melalui internet dan media sosial.
“Kita harapkan, bantuan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan ini, dan semoga segala amal ibadah kita di bulan Ramadan ini diterima oleh Allah SWT,” ujar Farid, saat menyerahkan bantuan kepada pengurus panti.
Pimpinan Panti Asuhan Al Irsyad, H Amrun As’ari menjelaskan, panti asuhan yang dipimpinnya sekaligus sebagai Lembaga Pendidikan. Dibangun panti tersebut di atas lahan sekitar 1,5 hektare sejak 1980 dan diresmikan 1986 oleh Syamsir Alam mewakili Gubernur. sudah ada beberapa anak panti yang kini lulus sebagai sarjana, Bekerja dan berumah tangga.
Ia juga menjelaskan bahwa panti asuhan yang dipimpinnya kini dihuni oleh 45 anak, dengan jumlah laki-laki 7, perempuan 38. Mereka berasal dari berbagai kabupaten baik dari Provinsi Kalimantan Selatan maupun luar Provinsi. “kami berharap semoga ada diberikan bantuan komputer karena seiringnya perkembangan jaman yang sekolah-sekolah lain sudah menggunakan komputer,” jelasnya.

Baca Juga