RRI Sosialisasi Kemandirian Dana Desa di Cabi, Kecamatan Simpang Empat

Direktur Layanan & Pengembangan Usaha RRI Godlief Richard Poyk

HEADLINE9.COM, MARTAPURA –  Desa Cabi, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar dinilai sukses sebagai desa kaya inovasi. Tak salah bila Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin memusatkan sosialisasi optimalisasi dana desa untuk kemandirian desa,  tepatnya di Halaman SDN Cabi, Selasa (25/9) petang.

Penyampaian tentang dana desa bertajuk kemandirian desa dengan inovasi desa kita bangun Indonesia dari desa dirangkai dialog interaktif. Dan, dipancarkan langsung oleh RRI Banjarmasin serta bisa diakses seluruh pemirsa  di frekuensi radio tersebut atau di semua stasiun seluruh Indonesia.

Kepala Desa Cabi Fahrul Hidayat

Direktur Layanan & Pengembangan Usaha RRI Godlief Richard Poyk menegaskan, RRI mengikat kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI dalam bentuk road show dan siaran on air seperti di Desa Cabi.  Kegiatan di Cabi disiarkan langsung, adapun spot iklan yang masuk juga memaparkan tentang optimalisasi bantuan atau perhatian pemerintah kepada desa.

“Dialog interaksi dipusatkan di desa binaan serta mengetahui sejauh mana kegiatan atau bantuan kementerian tersebut sampai ke desa. Apakah berlangsung baik setelah dikucurkan?” tegas Richard, sapaan akrab Godlief Richard Poyk.

Di Cabi kegiatan kedua, pertama di Kendari, Sulawesi Tenggara. Aksi serupa berlanjut ke desa-desa berbeda seluruh Nusantara.  Disinggung kenapa memilih Cabi, Menurut Richard hasil kesepakatan dengan kementerian serta prestasi Desa Cabi yang dinilai sebagai desa aktif berinovasi.

“Sekaligus positif untuk RRI menyaksikan cakupan RRI Banjarmasin dan kontribusi kepada masyarakat menyampaikan hasil pembangunan,” tegasnya.

Prestasi berbasis inovasi dibenarkan oleh Kepala Desa Cabi Fahrul Hidayat. Seluruh masyarakat dan aparat desa aktif berinovasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memaksimalkan BUMDes. Kreasi Cabi antara lain kerajinan enceng gondok, madu asli kelulut, taman baca di eks lokasi pembuangan sampah.(MAS)