headline9.com, BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru menyoroti kondisi memprihatinkan ruang belajar 112 siswa kelas 3 SDN Landasan Ulin Utara 2 yang terpaksa menempati aula serbaguna disekat seadanya. Fasilitas minim membuat siswa bahkan harus membawa meja sendiri dari rumah.
Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung lama namun baru terekspos. “Sudah lama kondisinya begitu, sayangnya baru sekarang terekspos. Kami ingin lihat langsung ke lokasi,” ujarnya, Rabu (16/7/2025).
Taufik menegaskan, Komisi I akan menggelar rapat internal dan memanggil Dinas Pendidikan Banjarbaru untuk mencari solusi percepatan pembangunan ruang kelas meski terkendala masalah lahan. “Semoga ada percepatan pembangunan di tengah masalah lahan yang ada,” tandasnya.
Wali Kelas 3, Zainul Muarif, menjelaskan aula serbaguna tersebut sudah dua tahun terakhir diubah menjadi ruang belajar darurat untuk empat rombongan belajar, yakni kelas 3A, 3B, 3C, dan 3D. Keterbatasan ruang terjadi akibat jumlah murid yang terus bertambah, sementara jumlah rombongan belajar tidak bertambah.
Ruang tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan keagamaan dan acara sekolah. Upaya pembangunan ruang kelas baru terkendala syarat administrasi karena sekolah tidak memiliki surat tanah. “Kalau ada, mungkin bisa minta bantuan dari pusat atau dinas pendidikan,” ungkapnya.















