Mau Tahu Tips Mendidik Anak Ala Tuan Guru Zuhdi…!!! silakan baca

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Banjar adalah kota santri dan berjuluk bumi serambi makah. Apa saja yang bersinggungan dengan keagamaan pasti dipadati Jemaah. Buktinya, momentum tahun baru Islam 1440 hijriah masih terasa di Kabupaten Banjar.

 

Salah satunya diisi dengan Tablig Akbar dirangkai Haflah Tilawatil Qurani di Masjid At-Takwa, Desa Malintang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (25/9) malam.

Gerakan Rihlah Qurani digagas Karang Taruna serta bagian mengajak umat membumikan serta memasyarakatkan Alquran.

Launching Rihlah Qurani  ditandai dengan penandatanganan oleh KH Akhmad Zuhdiannor yang biasa disapa Tuan Guru Zuhdi atau Abah Haji. Selain itu juga diserahkan buku Yuk Mengaji karya Muhammad Rusdiansyah kepada para tokoh agama yakni KH Akhmad Zuhdiannor, Habib Abdullah Ali Al Iderus, Tuan Guru Muhammad Thaher, Guru Hadiannor serta Guru Muhammad Rasyid Ridha.

BACA JUGA :  Jelang Haul Guru Sekumpul, Dishub Banjarbaru Mulai Lakukan Persiapan.

 

Ustaz Fahroni, Inisiator Gerakan Rihlah Qurani menyebutkan, kegiatan keagamaan ini masuk program kerja Karang Taruna Kabupaten Banjar.

“Kita bekerja sama dengan Remaja Desa Tambak Sirang Laut dan Desa Malintang termasuk karang taruna, Muspika, Orari, Barisan Pemadan Kebakaran, Satpol PP, relawan,” kata Fahroni.

 

Tuan Guru Zuhdi menyampaikan, semua punya kewajiban belajar Alquran dan mengajar keluarga untuk bisa membaca kitab suci tersebut. Saat ini banyak sekali godaan kepada umat sehingga malas membaca Alquran.

BACA JUGA :  Alasan Ekonomi dan Mau Menikah, Pria Tega Membiarkan Ceweknya Menjajakan Cinta Via Online

 

”Akibat keasyikan bermain HP. Mestinya kita harus bisa mengatur dan membatasi penggunaannya dan menyempatkan membaca Alquran,” pesan putra KH Muhammad tersebut.

 

Guru Zuhdi juga meminta para orang tua untuk mengajarkan anak-anak melaksanakan salat, agar menjadi anak saleh. Selain itu juga diingatkan untuk menjaga makanan dari yang haram.

”Makanan berpengaruh pada proses belajar, makanan haram akan menyebabkan susah mengingat dan belajar Alquran. Makanan yang halal akan menyebabkan orang senang beribadah,” tukasnya.(MAS)

Baca Juga