Selasa, Maret 3, 2026
BerandaBridaBRIDA Kalsel Siap Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Hingga 8 Persen

BRIDA Kalsel Siap Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Hingga 8 Persen

Headline9.com, BANJARBARU – ⁠Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan siap mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga 8 persen. Bahkan, target itu menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Akselerasi Inovasi Daerah, Senin (15/12/2025).

Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, menyatakan bahwa riset dan inovasi harus diposisikan sebagai fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi ke depan. “Riset dan teknologi harus kita posisikan sebagai dasar utama dalam perumusan kebijakan agar kebijakan yang disusun lebih objektif dan terukur,” ujarnya, usai dilaksanakannya Rakortek yang diikuti kabupaten/kota, di salah satu hotel, Banjarbaru.

Berdasarkan proyeksi, pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2025 berada pada kisaran 4,6 hingga 5,4 persen dan ditargetkan meningkat pada tahun 2026 menjadi 5,3 hingga 5,4 persen. Kondisi tersebut menuntut peran aktif daerah dalam memberikan kontribusi yang lebih signifikan.

BACA JUGA :  Top 10 KIA 2025, Sekdaprov Kalsel Buka Gelaran Tahapan Presentasi Final Inovasi Daerah

“Riset yang relevan dan inovasi yang aplikatif, kita dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta memperkuat daya saing ekonomi daerah,” ungkapnya. 

Inovasi daerah, lanjut dia, tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Tetapi juga meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan serta produktivitas sektor-sektor unggulan,” papar Thaufik Hidayat. 

Kepala Bidang (Kabid) Kerjasama dan Diseminasi pada BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Nurhidayati, menyebut Rakortek ini merupakan bagian dari respons daerah terhadap isu strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA :  KIA 2025 Sukses Digelar, Komitmen BRIDA Lahirkan Inovasi Mudahkan Layanan

“Tujuan kegiatan ini adalah mengoptimalkan peran riset dan inovasi daerah dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan optimistis inovasi berbasis riset dan teknologi dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing. 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga riset bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Kalimantan Selatan. 

Rakortek yang digelar BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan itu juga diikuti akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islama Negeri (UIN) Antasari, dan Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular