Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Nasional
  4. »
  5. Kemasan Baru Beras Lokal Gambut Lebih Menjanjikan Laku di Pasar…

Kemasan Baru Beras Lokal Gambut Lebih Menjanjikan Laku di Pasar Modern

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Khalilurrahman bertekad, untuk pertahankan identitas Gambut sebagai Kindai Limpuar, atau Lumbung Padinya Kalimantan Selatan. Hal tersebut ditegaskannya, saat menghadiri Syukuran Panen Padi Sekaligus Launching Beras Kemasan dan Pegukuhan Kelompok Tani yang diadakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar di Desa Guntung Ujung Kecamatan Gambut, Selasa (30/7).

“Sampai saat ini masih menjadi ikon di Kalimantan Selatan dan merupakan beras idola bagi orang Banua. Saya bertekad, akan mempertahankan gambut sebagai lumbung padi di Kalimantan Selatan, dan berupaya berasnya dapat dikenal dimana mana”, tegasnya.

Dijelaskannya, sektor pertanian, masih menjadi salah satu proritas pembangunan di Kabupaten Banjar. Sampai saat ini, pertanian masih memberikan sumbangan terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dibandingkan sektor lainnya.

Berdasarkan angka perhitungan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar, bahwa lapangan usaha pertanian menyumbang 18,10 Persen dari total PDRB Kabupaten Banjar pada Tahun 2017.

Menurutnya, Sektor pertanian  sendiri masih merupakan tumpuan hidup sebagian besar masyarakat didaerah ini, dimana sekitar 2/3 penduduk menggantungkan usaha ekonomi keluarganya dari sektor ini. Disamping itu juga bahwa, sektor ini menjadi hajad hidup orang banyak, sehingga perlu mendapat perhatian besar dan terus dikembangkan.

Kegiatan yang dihadiri oleh para petani di Kecamatan Gambut itu pun berlangsung semarak.  Sebelum memulai pengukuhan kelompok tani, Bupati Banjar, H Khalilurrahman meresmikan Sentra Pelayanan Terpadu Pertanian Padi Terpadu (SP3T) dan penandatanganan MoU Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) berkat bersama dan Darul Hijrah Putri, Swalayan Azzahra dan Minimarket Pinus serta Launching Beras Kemasan Lokal.

BACA JUGA :  Aneh dan Menakutkan, 7 Sapi Gemuk dan Sehat Mati Mendadak

Bupati Banjar, H Khalilurrahman mengatakan syukuran, penandatanganan MoU dan launching beras kemasan adalah salah satu bukti bahwa pengembangan agrobisnis dan agroindustri di Kabupaten Banjar sudah mulai berjalan.

“Dia berharap melalui kegiatan ini, dapat merubah pola usaha tani yang selama ini tanam petik-jual (gabahnya), menjadi tanam-petik-olah (gabahnya)- jual berasnya, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah bagi para petani dan akan membuat petani lebih sejahtera,” harap Bupati Banjar, H Khalilurrahman

Diakhir sambutannya H Khalilurrahman meminta petani, untuk mengoptimalkan lahan pasca panen dengan menanam berbagai macam tanaman yang produktif.DSC 3394

Selain itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar Muhammad Fachry menjelaskan, kegiatan hari ini wujud keberhasilan usahatani khususnya padi di Kabupaten Banjar, karena ingin mewujudkan visi dan misi Pemkab Banjar.

“Dinas Tanaman Pangan Hortikultura tidak hanya produksi tapi sudah dibuktikan bahwa agrobisnis dan agroindustri itu di Kabupaten Banjar sudah berjalan,” kata Fachry.

Melalui dukungan Kementerian Pertanian melalui SP3T yang sudah di lounching beras kemasan ini artinya usahatani padi sudah berkembang sampai kemana bisnis dan industrinya ditampung.DSC 3438

BACA JUGA :  Awal Periode, Ketidakakuran Sudah Terlihat

Pola usaha petani yang dilakukan petani saat ini tanam petik kemudian dijual, tapi sekarang sudah mulai dirubah tanam petik diolah dulu baru dijual dan dikemas dulu baru masuk ke pasar-pasar modern.

“Alhamdulillah beras yang diproduksi oleh UPJA ini sudah mendapat register dari Kementerian Pertanian, ini adalah salah satu syarat untuk masuk ke pasar modern, jadi harus ada uji kelayakan dari Kementerian Pertanian,” ucapnya.DSC 3447

Dijelaskan fachry, Saat ini tahap pertama sudah dipasarkan di Swalayan Pinus dan memasok di Pondok Pasantren Darul Hijrah, kedapan akan terus dikembangkan saat ini UPJA sudah melakukan penjajakan dengan Indo Grosir ini sekalanya besar memenuhi wilayah Kalsel dan Kalteng jadi termasuk penjajakan.DSC 3487

“Untuk beras yang diminta hanya beras lokal adil, siam, maupun mayang, mereka belum ada beras lokal Banjar dan meminta untuk memasok beras lokal mereka juga berkeinginan UPJA memasok digerai-gerai yang mereka punya yang ada di Kalsel Kalteng,” tambahnya.

Selanjutnya dilakukan pengukuhan Kelompok Tani sebanyak 133 Kecamatan Gambut oleh Bupati Banjar, H Khalilurrahman serta diserahkan pinjam pakai alat mesin pertanian kepada enam orang kelompok tani.

Baca Juga