BerandaUncategorizedIndeks Kearsipan 2025 Nilai Kabupaten Banjar 'Memuaskan'

Indeks Kearsipan 2025 Nilai Kabupaten Banjar ‘Memuaskan’

Headline9.com, MARTAPURA – Kabupaten Banjar menempati skor 83,30 dengan nilai A pada Indeks Kearsipan (IK) tahun 2025. Kendati berhasil menerima reward ‘Memuaskan’, literasi dan pengelolaan arsip harus terus diperkuat.

Dalam arahan Bupati Banjar H Saidi Mansyur, ada tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian. Di antaranya tingkat kegemaran membaca yang masih rendah. Selain itu, standarisasi perpustakaan belum merata. Selanjutnya, pengelolaan arsip agar terus ditingkatkan tujuannya semakin tertib.

Atas dasar tersebut, Pelaksana harian (Plh) Sekda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah, menyampaikan terkait hal itu, pada apel gabungan, di halaman Kantor Bupati Banjar, pada Senin (2/3/2026).

BACA JUGA :  Kemarau 2023 Merupakan Yang Terparah Dari 7 Tahun Lalu, Ini Penyebabnya

Penguatan literasi dan pengelolaan arsip di daerah menjadi penting dalam penguatan. “Dari 758 perpustakaan yang ada, 665 telah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), dan 45 di antaranya telah memenuhi Standar Perpustakaan Nasional (SNP). Ini adalah progres yang baik, namun target kita tentu masih lebih tinggi dari itu,” ungkapnya.

Dalam naskah yang dibacakan, pencapaian yang telah diraih itu bukan titik akhir. Tetapi, jadi motivasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola yang tertib, sistematis dan berbasis digital.

“Saya juga menyambut baik transformasi digital melalui aplikasi SRIKANDI yang saat ini telah digunakan oleh 1.069 pengguna, meliputi 27 SKPD, 20 kecamatan, 13 kelurahan, dan 30 UPTD Puskesmas. Saya minta penggunaan aplikasi ini diperluas dan dioptimalkan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Petugas BPBD On Call. Waspada Terjadinya Musibah

Keberhasilan program tersebut tentu dibutuhkannya sinergi lintas sektor yakni, Dinas Pendidikan (Disidik) berkaitan penguatan literasi di satuan pendidikan. Disisi lain, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) juga harus turut memberikan dorongan sekaligus dukungan tata kelola arsip serta literasi ditingkat desa.

“Meskipun kita menghadapi kendala keterbatasan SDM dan sarana prasarana, saya optimis dengan semangat gotong royong, budaya tertib arsip dan kemajuan literasi di Kabupaten Banjar akan dapat terwujud dengan maksimal,” tutupnya.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular