Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjar
  4. »
  5. Sayid Hasan Alwi : Beri Sedikit Kelonggaran Pada Murid

Sayid Hasan Alwi : Beri Sedikit Kelonggaran Pada Murid

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Padatnya kegiatan belajar murid di sekolah, tak jarang para siswa harus menghabiskan waktunya dari pagi hingga sore di sekolah mereka, karena harus mengikuti ekstrakurikuler.

Usai satu hari penuh disibukkan dengan kegiatan belajar, sesampainya di rumah, para murid harus kembali bergelut dengan buku, untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) yang diberikan oleh para gurunya.

Hal ini tentu mendapat pro dan kontra dikalangan orang tua murid, dimana sebagian mengaku kasian melihat anaknya yang selalu disibukan dengan pelajaran.

“Kasian juga sih, harusnya jika sudah satu hari penuh disekolah, gak usah dikasih PR lagi lah,” ucap Wardi, salah satu orang tua murid yang anaknya sekolah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)

BACA JUGA :  Banjar Siap Menuju gerakan 100 Smart City

Namun hal berbeda diucapkan Jakaria, anaknya yang juga sedang menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama menuturkan, bahwa dirinya senang aja melihat anaknya yang setiap harinya disibukkan dengan pelajaran, entah itu di sekolah maupun usai pulang dari sekolah.

“Dengan adanya pelajaran tambahan, anak-anak juga jadi rajin belajarnya dan tidak sempat untuk bermain game lama-lama,” katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar Sayid Hasan Alwi angkat bicara mengenai hal tersebut, menurutnya, harusnya para guru dapat memberi kelonggaran untuk para muridnya agar tidak selalu diberikan PR sepulang sekolah.

BACA JUGA :  Hasil JPT Mengerucut, Tiap Calon Kepala Dinas Tersisa 3 Nama.. Berikut Keputusan Akhir Seleksi

“Kasian mereka, jika seharian sudah di sekolah, jangan dulu dikasih PR, boleh memberikan PR tapi dengan catatan para murid lagi libur kegiatan ekstrakurikuler. Atau setiap weekend aja ngasih PR nya,” ujarnya.

Ditambahkan Sayid Hasan, para murid juga memerlukan waktu luang untuk mereka bersantai atau bermain, karena jika terlalu dipaksakan dengan belajar, maka lama-lama mereka juga akan merasa jenuh.

Baca Juga