headline9.com, BANJARBARU – DPRD Kota Banjarbaru menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-27, Minggu (19/4/2026). Wakil Ketua I DPRBanjarbaru, Neni Hendriyawaty, memimpin jalannya rapat dengan tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”.
Neni mengatakan, berbagai tahapan telah dilalui untuk membangun Banjarbaru sebagai daerah otonom. Hingga 20 April 2026, kota ini genap berusia 27 tahun.
“Momentum bersejarah hari ini bukan hanya sebagai pengingat berdirinya Kota Banjarbaru, tetapi juga sebagai cermin untuk menatap masa depan dan mengenang bagaimana perjuangan para pendiri dan pejuang. Hari ini juga menjadi momen untuk kita merenungkan sudah sejauh mana kita berjalan dan ke mana kita akan melangkah ke depannya,” ujarnya.
Didampingi Wakil Ketua II DPRD, Windi Novianto, politisi Gerindra yang akrab disapa Neni itu memaparkan kinerja DPRD periode 2024–2029. Tiga fungsi utama sudah dijalankan: legislasi, anggaran, dan pengawasan.
“Sebagai lembaga perwakilan masyarakat, kami sudah berusaha semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai amanat undang-undang yang berlaku, baik fungsi legislasi, anggaran, hingga pengawasan,” katanya.
Dalam fungsi legislasi, Neni menjelaskan, DPRD bersama Pemkot Banjarbaru berkomitmen hanya membuat regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Mereka menghindari Peraturan Daerah (Perda) yang akhirnya merugikan dan membebani rakyat.
Soal fungsi anggaran, DPRD memastikan APBD yang diajukan Pemkot Banjarbaru disusun sesuai skala kebutuhan daerah. Efisiensi tetap diperhatikan agar anggaran bermanfaat dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Begitu juga dalam menjalankan fungsi anggaran yang diajukan Pemko Banjarbaru setiap tahunnya, untuk memastikan bahwa APBD yang diajukan telah disusun sesuai skala kebutuhan daerah dengan tetap memperhatikan kondisi efisiensi, sehingga APBD yang disusun bermanfaat dan berdampak langsung pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Tak terkecuali fungsi pengawasan. Neni menyebut DPRD telah mengawasi berbagai kebijakan Pemkot Banjarbaru. Tujuannya memastikan kegiatan pembangunan sesuai perencanaan dan anggaran yang ditetapkan.
Pantauan di lokasi, paripurna berlangsung khidmat. Sejumlah tokoh masyarakat dan mantan pejabat daerah tampak hadir.
Di akhir sambutannya, Neni mengakui kinerja DPRD masih jauh dari optimal. Aspirasi dan tuntutan masyarakat belum seluruhnya terakomodasi.
“Sebagai anggota legislatif yang dipilih masyarakat, kami juga menyadari apa yang telah kami lakukan masih belum optimal jika dibandingkan dengan aspirasi dan tuntutan masyarakat. Masih banyak harapan dan keinginan masyarakat yang belum terakomodasi dan tersalurkan dengan baik,” tutupnya.
Sebelumnya, rangkaian HUT ke-27 Banjarbaru juga dimeriahkan berbagai kegiatan, seperti lomba antar kecamatan dan bakti sosial. Puncak acara dijadwalkan pada 20 April 2026.









