BerandaTanah BumbuBupati Tanbu Apresiasi Antologi “Suara dari Tenggara”, Dorong Generasi Muda Gemar Menulis

Bupati Tanbu Apresiasi Antologi “Suara dari Tenggara”, Dorong Generasi Muda Gemar Menulis

Headline9.com, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengapresiasi lahirnya buku antologi Suara dari Tenggara yang diinisiasi Rumah Pena BerAKSI sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi dan kreativitas masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Apresiasi tersebut disampaikan Andi Rudi Latif saat menghadiri launching buku Suara dari Tenggara di Warung Aksi Merah Putih, halaman Bandara Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, puluhan penulis, pegiat literasi, seniman, serta undangan lainnya.

Menurut Andi Rudi Latif, karya literasi tidak hanya menjadi sarana menuangkan gagasan, tetapi juga dapat menjadi media untuk merekam pengalaman dan berbagai perspektif masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi lahirnya Suara dari Tenggara. Ini bukan hanya sebuah buku, tetapi juga menjadi wadah untuk merekam gagasan, pemikiran, pengalaman, dan suara masyarakat dari Tanah Bumbu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemkab Tanbu Datangkan Balai Peneliti Utama Tanaman Rawa

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendukung kegiatan positif yang mampu mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya.

Andi Rudi Latif berharap peluncuran antologi tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak karya literasi dari masyarakat Tanah Bumbu.

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada launching satu buku saja. Mudah-mudahan menjadi awal dari lahirnya karya-karya berikutnya dan semakin banyak anak muda Tanah Bumbu yang berani menulis, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi daerah,” katanya.

Buku Suara dari Tenggara merupakan antologi yang menghimpun karya dari puluhan penulis dengan beragam gagasan, pengalaman, dan perspektif dari wilayah tenggara Kalimantan.

BACA JUGA :  Dorong Pemerataan Internet, Tanbu Petakan Blankspot

Launching buku tersebut juga dirangkai dengan pertunjukan seni berupa puisi dan monolog. Kehadiran para penulis dan pegiat seni sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara literasi dan kreativitas sebagai ruang pengembangan sumber daya manusia.

Andi Rudi Latif menilai keberadaan ruang kreatif seperti ini penting untuk membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Pemerintah daerah pun diharapkan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan melalui tulisan maupun karya seni.

Peluncuran Suara dari Tenggara menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi di Tanah Bumbu sekaligus mendokumentasikan suara dan pengalaman masyarakat melalui karya yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9.com
headline9.com
headline9.com
headline9.com
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular